#pemprovlampung#beritalampung

Arinal Minta Kementerian Fasilitasi Koperasi dan UMKM Lampung

Arinal Minta Kementerian Fasilitasi Koperasi dan UMKM Lampung
Pengarahan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki di Novotel Bandar Lampung, Rabu, 8 September 2021. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi meminta arahan dan fasilitas Kementerian Koperasi dan UMKM.

Sebab, di tengah pandemi ini permasalahan koperasi dan UMKM datang dari menurunnya volume penjualan, sulitnya bahan baku, hambatan distribusi barang, kompetensi SDM yang masih rendah serta rendahnya akses permodalan.

Untuk itu, Pemprov memohon dukungan Menteri koperasi dan UMKM untuk fasilitasi koperasi dan UKM untuk masuk dalam pemasaran digital. "Selain itu pendampingan UMKM formal dan informal dalam bentuk diklat atau bimtek online dan offline berbasis usaha keterampilan sangat dibutuhkan," Arinal saat pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki di Hotel Novotel, Rabu, 8 September 2021.

Menurutnya, fasilitas tersebut akan mendorong tumbuhnya pusat hilirisasi dari produk UMKM berbasis komoditas unggulan Lampung atau UMKM Center. 

"Berdasarkan perkembangan koperasi dan UMKM, jumlah koperasi di Lampung saat ini sebanyak 5.653 unit, tetapi yang aktif hanya sekitar 2.087 unit atau 40 persen. Dengan jumlah anggota koperasi sebanyak 2,2 juta orang dan total volume usaha sekitar Rp4,1 Triliun," jelasnya. 

Sementara UMKM sebanyak 192.234 unit terdiri dari usaha mikro 182.655 unit, usaha kecil sebanyak 9.303 unit dan usaha menengah sebanyak 276 unit.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait