#PEMPROV#BERITALAMPUNG

Arinal Kebut Aglomerasi Sumbagsel

Arinal Kebut Aglomerasi Sumbagsel
Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat acara Seminar Nasional jilid 4 di Ballroom Novotel, Jumat, 5 Agustus 2022. (Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan konektivitas antarprovinsi di daerah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) perlu dikebut. Hal itu untuk membentuk aglomerasi di daerah Sumbagsel. 

Arinal menyampaikan hal tersebut dalam Seminar Nasional Jilid 4 yang diadakan oleh Masyarakat Profesional Sumatera Bagian Selatan (Maspro Sumbagsel). Kegiatan Seminar Nasional ini merupakan seminar lanjutan dan mengusung tema Komitmen Dulur Kito dalam Mendukung Ketahanan Pangan melalui Optimalisasi Keberadaan Ekosistem BUMN - Bersinergi dengan Program Kartu Petani Berjaya Pemprov Lampung Guna Semakin Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Lampung.

"Percepatan pembangunan di wilayah sumbagsel sangat dibutuhkan dan sama-sama saling mendorong untuk membangun ekonomi, pembangunan infrastruktur, termasuk soal konektivitas perlu dipercepat agar terbentuk aglomerasi Sumbagsel," ujarnya di Ballroom Hotel Novotel, Jumat, 5 Agustus 2022.

Menurut Arinal, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara lima terbesar ekonomi dunia. Indonesia akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi.

"Oleh karena itu, penting harus mempunyai roadmap hilirisasi Sumber Daya Alam sendiri dan ketahanan pangan secara nasional khusus di wilayah Sumatera Bagian Selatan," lanjutnya. 

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Nasional Genjot Ekonomi Lampung

Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi Lampung telah menjalin hubungan dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur berharap dengan kerja sama tersebut, Lampung bisa memberikan kontribusi di bidang pangan kepada provinsi lainnya di Indonesia. 

"Untuk mendukung komitmen ketahanan pangan dilaksanakan melalui optimalisasi keberadaan ekosistem BUMN – Bersinergi dengan Program Kartu Petani Berjaya Pemprov Lampung guna semakin meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Seluruh Kabupaten/Kota Provinsi Lampung," kata dia. 

Di sisi lain, Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Erick Thohir mengatakan tantangan disrupsi global berdampak pada kedaulatan pangan nasional.

"Kami mencoba menangani hal tersebut dengan membawa tiga program. Pertama, membangun ekosistem pertanian, kedua membangun permodalan, dan yang terakhir yaitu PNM Makmur sebagai ekosistem pangan terintegrasi untuk peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani," ujar Erick Thohir. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait