#GUBERNUR#DPRD#PARIPURNA

Arinal Fokus Penanganan Covid-19

Arinal Fokus Penanganan Covid-19
Sidang Paripurna membahas mengenai Jawaban Gubernur Lampung atas pandangan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Lampung terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020.

“Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan terima kasih atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi yang berupa apresiasi, kritik, saran, dan masukan yang diberikan,” ujar Gubernur dalam acara Sidang Paripurna mengenai Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2020, Jumat, 25 Juni 2021.

Mengenai kondisi perekonomian Provinsi Lampung khususnya pada Triwulan I-2021, ia menyampaikan bahwa pada Triwulan I-2021, perkembangan kasus Covid 19 di Provinsi Lampung masih menunjukkan tren meningkat.

"Minggu ketiga Maret 2021 terdapat 10 kabupaten di Provinsi Lampung berada pada zona oranye dan ada kecenderungan tetap meningkat. Upaya dilakukan melalui pembatasan aktivitas dan kegiatan ekonomi masyarakat," paparnya.

Baca juga : DPRD Apresiasi Kinerja Gubernur Lampung dengan Catatan

Namun, dari hal tersebut berdampak pada ekonomi masyarakat mengalami penurunan yang sangat drastis. Dengan demikian, menurunkan pendapatan perkapita dan meningkatkan angka kemiskinan di Provinsi Lampung.

"Pada Triwulan I-2021 Pertumbuhan Ekonomi Lampung sebesar -2,10% (year on year), namun apabila dibandingkan triwulan IV-2020, ekonomi Lampung pada Triwulan 1-2021 tumbuh sebesar 3,04% (Quarter to Quarter) yang merupakan pertumbuhan terbaik se-Sumatera," jelasnya.

Pertumbuhan ekonomi tersebut disumbang oleh sektor pertanian tanaman pangan yang tumbuh sebesar 18,31% atau 70% dari total pertumbuhan ekonomi yaitu dengan produksi padi meningkat secara signifikan sebesar 2.650.290 ton.

“Hal ini menunjukkan peningkatan kinerja yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dengan dukungan pemerintah kabupaten/kota dalam upaya pemulihan ekonomi. Diharapkan pertumbuhan positif akan berlanjut pada Triwulan II-2021,” ujar Arinal.

Ia melanjutkan terhadap realisasi pendapatan daerah yang mencapai 96,90% dari target APBD Tahun Anggaran 2020, capaian pendapatan tidak terealisasi secara maksimal akibat adanya pandemi Covid-19 sejak akhir Triwulan I Tahun 2020. Namun, pemerintah provinsi Lampung terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan.

Selain itu, Arinal menjelaskan soal anggaran penanganan Covid-19 pada 2020. Ia menerangkan untuk penanganan kesehatan alokasi anggaran sekitar Rp199 miliar dengan realisasi kira-kira Rp166 miliar atau sebesar 83,24%.

"Pemprov telah menerbitkan Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, penyediaan sarana prasarana kesehatan, penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan laboratorium bagi masyarakat yang berpotensi terinfeksi Covid-19 serta insentif bagi tenaga kesehatan," terangnya.

Baca juga : Pemprov Setujui 12 Raperda Usulan DPRD Dibahas Tingkat Lanjut

Gubernur juga menjelaskan untuk penanganan dampak ekonomi alokasi anggaran sekitar Rp8,199 miliar dengan realisasi Rp8,199 miliar atau sebesar 100%. Kegiatan yang dilakukan yaitu pengadaan bahan pangan dan kebutuhan pokok dalam rangka menjaga ketahanan pangan daerah, pemberian stimulus berupa penguatan modal usaha kepada pelaku UMKM yang terdampak Covid-19, dan penanganan dampak ekonomi lainnya.

"Selain itu, penyediaan Social Safety Net (jaring pengaman sosial) dengan alokasi anggaran sekitar Rp29,208 miliar dengan realisasi sekitar Rp29.208 miliar atau sebesar 100%. Kegiatan yang dilakukan adalah pemberian hibah bantuan sosial dalam bentuk uang dan barang dari pemerintah daerah kepada masyarakat yang terdampak," katanya.

Arinal menambahkan Pemprov Lampung juga terus melakukan upaya-upaya dalam menurunkan angka kematian akibat Covid-19.

"Dengan melindungi masyarakat melalui vaksinasi Covid-19, penegakan disiplin masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, melaksanakan pemeriksaan rutin pada usia lanjut yang memiliki komorbid,” ujarnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait