kopi

Arinal Apresiasi Ekspor Kopi Global

Arinal Apresiasi Ekspor Kopi Global
(Dok. detikFood)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi apresiasi terhadap salah satu pabrik kopi terbesar yang ada di Lampung yakni PT Nestle yang telah memajukan ekonomi daerah khususnya Lampung dalam bidang kesejahteraan petani kopi. 

"Petani kopi jadi salah satu faktor yang harus diperhatikan, sebab mereka menjadi kontribusi devisa negara," kata dia dalam sambutannya, Jumat (4/12/2020). 

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa kopi Lampung yang berkualitas sangat cukup serta menjadi nomor satu di Indonesia, walaupun ada produksi dari daerah lain, kopi Lampung sangat terasa dan mudah diketahui oleh penikmat kopi dengan ciri khasnya. "Saya akan melakukan pola pengembangan dan jika memungkinan kenapa tidak, dengan adanya program seperti ini sangat perlu diapresiasi," jelasnya. 

Adapun kehadiran Gubernur ke pabrik yang ada di Panjang ini dalam pelepasan ekspor kopi global oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto dengan pelepasan ekspor produk kopi. 

Arinal menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung mempunyai keinginan kuat untuk terus meningkatkan jumlah ekspor melalui pabrik kopi yang ada di Panjang, Bandar Lampung ini. "Dan hari ini saya senang dapat melihat salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia ikut melakukan ekspor dari Lampung dan membantu para petani kopi di Lampung," paparnya. 

Ia juga berharap, agar PT Nestle Indonesia memiliki komitmen jangka panjang untuk berinvestasi di Indonesia dengan fokus utama menciptakan ekonomi di Lampung. "Sepanjang mata rantai bisnis kami harapkan dapat menggunakan sebanyak mungkin bahan baku lokal, serta menciptakan lapangan kerja dan menyediakan produk makanan dan minuman yang berkualitas, bergizi serta aman," ungkapnya. 

Adapun capaian ekspor kali ini yang akan menuju Singapura dengan nilai mencapai sekitar Rp1,1 triliun yang setiap tahunnya membeli sekitar 50.000 ton biji kopi berkualitas internasional dari Lampung sejak 1994. 

"Kami telah bekerja sama dengan sekitar 1.000 petani kopi di Lampung untuk memberikan bantuan teknis tentang cara bertani yang baik, untuk membantu para petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kopi mereka," jelas Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Iriana Trimurti Ryacudu. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait