#sengketapilkada#MK

Aria Lukita-Erlina Siap Buktikan Pelanggaran di Pilkada Pesibar

Aria Lukita-Erlina Siap Buktikan Pelanggaran di Pilkada Pesibar
Mahkamah Konstitusi. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Aria Lukita dan Erlina siap mengawal sidang sengketa perselisihan hasil pilkada (PHP) kabupaten Pesisir Barat di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 24 Februari mendatang.

Erlina mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan untuk menghadapi sidang dengan menyiapkan segala data dugaan pelanggaran dari sisi penyelenggara sebagai termohon dan pihak terkait yakni Paslon Nomor 3 Agus Istiqlal-Zulqoini Syarif di 11 kecamatan.

"Money politik yang TSM, karena calon seharusnya sportif dengan membantu Bawaslu dan penyelenggara untuk membuat masyarakat berpartisipasi dalam Pilkada," kata Erlina, Minggu, 21 Februari 2021.

Erlina mengatakan, ada rekomendasi dari Bawaslu untuk pemungutan suara ulang (PSU) tidak dilaksanakan penyelengara. Untuk itu dia berharap majelis hakim dapat menerima gugatan pemohon sepenuhnya dan meminta calon nomor 3 didiskualifikasi.

Sebab, pelanggaran itu dilakukan secara masif baik calon maupun penyelenggara. Mulai dari surat suara lebih, distribusi suara lebih yang melampaui DPT ditambah 2,5 persen.

"Dari sisi penyelenggara saja tidak bisa ditoleransi, karena ini kesalahan yang merugikan banyak pihak. Pelaku demokrasi ingin pelaksanaannya tidak menyalahi aturan, karena kami inginkan proses demokrasi di Pesibar tidak dibungkus dengan pelanggaran-pelanggaran,"katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait