#kepemudaan#AMPI#beritalampung

Ardito Pastikan AMPI Turut Serta Membangun Lampung

Ardito Pastikan AMPI Turut Serta Membangun Lampung
Ardito Wijaya (sebelah kiri) saat menerima keputusan Musda atas terpilih dirinya sebagai ketua DPD AMPI Lampung periode 2017 - 2022. (Foto:Lampost/Eka Setiawan)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ardito Wijaya secara aklamasi terpilih sebagai ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Lampung periode 2017-2022 dalam musyawarah daerah (musda) VIII AMPI Lampung di Hotel Aston, Bandar Lampung, Kamis (26/10/2017).

Hadir pada agenda bertajuk Membangun Peran Serta AMPI dalam Akselerasi Pembangunan Daerah itu Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung Supriyadi Hamzah, Ketua Umum DPP AMPI Dito Ariotedjo dan Sekretaris Jenderal DPP AMPI M Akbar Andi Leluasa. 
Ardito menegaskan melalui musda AMPI  ini diharapkan selaku generasi muda menyadari bahwa perbaikan dan kemajuan sebuah daerah tidak bisa dibebankan ke pemerintah daerah.
"Karena perlu peran serta dan kerjasama masyarakat untuk mengakselerasi dalam pembangunan yang lebih terarah. Selaku pemuda sebagai bagian dari masyarakat, kami akan turut berperan serta langsung dengan sumber daya yang dimiliki," katanya.
Ketua Umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo mengatakan keberadaan AMPI Lampung diharapkan bisa membawa manfaat bagi pemuda serta memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan Lampung. "Saya yakin AMPI akan tetap eksis berkarya serta bermanfaat," tegas dia. 
Sementara, Ketua DPD AMPI Lampung periode sebelumnya MW Heru Sambodo menuturkan, para pemuda diharapkan terus bersemangat berkarya, memberikan kontribusi nyata demi Indonesia. 
"Untuk peran pemuda di Lampung salah satunya sudah dibuktikan dengan terpilihnya Muhammad Ridho Ficardo sebagai gubernur termuda se-Indonesia pada pemilihan gubernur pada 2014," kata mantan Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung itu.
Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri menuturkan, ada proses panjang yang harus dilalui pemuda untuk mencapai puncak kepemimpinan. "Jadi, pemuda tidak mungkin akan sampai pada yang dicita - citakan jika tidak menjaga dirinya dan tidak belajar untuk bersama orang lain. Kita harus menghargai orang lain dan jangan sampai menilai orang lain lebih jelek dari kita. Artinya kita harus punya prinsip," ungkapnya. 

EDITOR

Eka Setiawan

loading...




Komentar


Berita Terkait