#ibadahhaji

Arab Saudi Hanya Menunda Kontrak Kerja Sama

( kata)
Arab Saudi Hanya Menunda Kontrak Kerja Sama
Ilustrasi. Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabar Pemerintah Arab Saudi yang menunda pelaksanaan ibadah haji ternyata tidak benar yang ada hanya penundaan kontrak kerja sama. Bantahan tersebut disampaikan Kasi Perjalanan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Bandar Lampung Abdul Basyid.

Dia menegaskan tidak ada pembatalan ibadah haji seperti kabar yang beredar. Dia menyatakan Pemerintah Arab Saudi hanya meminta untuk menunda kontrak kerja sama. "Pemerintah Arab meminta agar tidak melakukan kontrak dan uang muka terlebih dahulu," ujarnya, Selasa, 1 April 2020.

Dia menjelaskan sebelum pemberangkatan, negara yang mengirimkan calhaj perlu melakukan kerja sama untuk fasilitas para jemaah di tanah suci. Biasanya kerja sama dengan fasilitas hotel baik di Mekah maupun Madinah.

"Pemerintah Arab Saudi meminta agar tidak melakukan kontrak terlebih dahulu, itu yang ditunda bukan ibadah hajinya," ujarnya.

Dia menambahkan meski diminta untuk menunda kontrak dan uang muka, proses kerja sama tetap dilakukan. Hal itu agar jemaah haji nantinya mendapatkan fasilitas selama beribadah. "Proses kerja sama tetap dilakukan agar para jemaah haji nantinya mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan selama beribahaf," katanya.

Hingga kini pun belum ada pemberitahuan dari Kementerian Agama terkait kabar tersebut. "Kalau batal, pasti sudah ada surat dari Kemenag pusat," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar