#PARIWISATA#LAMPUNG#EKBIS

Apresiasi Kreasi Indonesia Dongkrak Pertumbuhan Parekraf di Lampung

Apresiasi Kreasi Indonesia Dongkrak Pertumbuhan Parekraf di Lampung
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan di ruang kerja, Kamis, 21 Oktober 2021. (Lampost.co/Triyadi Isworo)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Kuliner, Kriya, Desain dan Fesyen, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan melaksanakan kegiatan Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 di 16 kota/kabupaten di Indonesia, salah satunya di Kota Bandar Lampung. Harapannya bisa mendongkrak pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) di Lampung.

Kegiatan ini merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas (bootcamp) dan pameran produk kreatif para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi, dan permainan.

Kegiatan Bootcamp dan Pameran Produk Kreatif Apresiasi Kreasi Indonesia dilaksanakan selama 4 hari di Lampung 21-24 Oktober 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku ekonomi kreatif yang telah terkurasi dan disediakan 20 booth pameran.

"Pada Sabtu, 23 Oktober 2021 pukul 10.30 WIB rencananya ada kegiatan creative talkshow dan pameran di Mall Boemi Kedaton. Ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Puteri Indonesia Frederika Alexis Cull menjadi narasumber," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Edarwan di ruang kerja, Kamis, 21 Oktober 2021.

Ia juga mengatakan kedatangan Menteri Sandiaga Uno juga diharapkan bisa memacu semangat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus bangkit. Apalagi Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni atau Bakauheni Harbour City menjadi proyek strategi nasional di Lampung. Kemudian pada 27 Oktober 2021 ini rencananya akan dimulai groundbreaking Creative Hub di Lampung Selatan.

"Kami berharap kementerian bisa mensuport Bakauheni Harbour City itu. Sebentar lagi pembangunan Creative Hub dilakukan groundbreaking, rencananya 1 tahun pembangunan, isi dan peralatan dari dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait