#teknologi#pendidikan#aplikasi

Aplikasi Ruang Pintar Untuk Siswa dan Masyarakat Desa Dikenalkan di Natar 

Aplikasi Ruang Pintar Untuk Siswa dan Masyarakat Desa Dikenalkan di Natar 
Aplikasi Ruang Belajar Untuk Siswa Dikenalkan di Hadapan Guru di Kecamatan Natar. (Foto:Lampost/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co)--Untuk mempermudah proses belajar mengajar antara siswa dan guru dirancang aplikasi ruang khusus yang didalamnya dilengkapi berbagai pelajaran, contoh soal, dan tata cara belajar mudah berbasis android. Aplikasi ini dikenalkan di hadapan ratusan guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Natar, Sabtu, 27 November 2021.

Dalam aplikasi ini tersimpan biodata lengkap siswa, seluruh mata pelajaran serta pelajaran yang tengah dibahas setiap harinya berbentuk video dengan tujuan siswa bisa membuka pelajaran kapan dan dimana pun berada. 

"Hampir sama dengan ruang guru cara kerjanya, belajar pun diterangkan dengan video yang ada di dalam aplikasi ini, misalkan siswa tidak hadir karena izin sakit dia bias membuka pelajaran dari HP di rumahnya apa yang dibahas di sekolah hari ini, " kata pembuat aplikasi pembelajaran siswa, Sulistyo, Minggu, 28 November 2021.

Siswa dapat membuka pelajaran apa saja baik pelajaran di sekolah atau pun pelajaran yang akan dibahas untuk kedepannya. "Misalnya mau belajar matematika, siswa tinggal membuka aplikasi di HP pelajaran tersebut, begitu juga dengan pelajaran biologi di dalam aplikasi sudah lengkap berbentuk buku pelajaran sama dengan yang disekolah, bahkan ada contoh cara pengerjaan soal lewat video," jelasnya. 

Dirancangnya aplikasi ini untuk mempermudahkan siswa belajar berbasis android, Melihat atau mengulang pelajaran disekolah yang pernah dibahas dengan tujuan siswa tidak mudah lupa pelajaran yang pernah dipelajari lewat HP. 

"Aplikasi ini tergolong lengkap dan akan dikoneksi dengan aplikasi serupa yang ada di balai desa," kata Sulistyo.
 
Menurutnya, desa sebagai bagian dari negara sudah seharusnya mulai menerapkan teknologi informasi, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan sampai dengan pengelolaan kehidupan sosial ekonomi masyarakatnya bahkan juga dalam bidang pembangunan desa.

Teknologi informasi untuk desa juga sudah siap dikenalkan, bahkan pemerintah Lampung Barat satu bulan lalu sudah mengundangnya mengenalkan informasi yang dia rancang untuk pemerintah desa guna mempercepat kejaran berbasis jaringan internet. 

"Nantinya masyarakat hanya butuh datang ke kantor desa meminta cap dan tanda tangan andai ada keperluan mengurus administrasi kependudukan, karena pengisiannya bisa lewat HP, dan program ini tinggal menunggu waktu dikenalkan juga," katanya. 

Penerapan teknologi di desa sejalan dengan berkembangnya konsep pembangunan desa berbasis teknologi informasi yang biasa disebut smart village yang menerapkan teknologi tepat guna untuk mengembangkan potensi, meningkatkan ekonomi, dan menciptakan kemudahan dalam segala aspek kehidupan masyarakat.

Camat Natar Rendy Eko Supriyanto mengapresiasi aplikasi yang dikenalkan di hadapan guru di Natar. Dengan adanya aplikasi pembelajaran menunjukkan bahwa inovasi baik seperti ini perlu dicontoh oleh sekolahan.

"Ini bisa menjadi contoh inovasi yang baik yang bisa diikuti oleh sekolah lain, suatu langkah kemajuan inovasi yang ada di Natar untuk PGRI di kecamatan ini, " kata manatan camat Sidomulyo itu.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait