#Narkoba

Apdesi Pesisir Barat Pasang Badan Minta Peratin Terjerat Sabu tak Ditahan

Apdesi Pesisir Barat Pasang Badan Minta Peratin Terjerat Sabu tak Ditahan
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Krui (Lampost.co) -- Polres Lampung Barat (Lambar) menangkap Peratin Pekon Sumberrejo, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Tomi Setiawan karena menyimpan narkoba jenis sabu-sabu. Dalam penangkapan yang dilakukan pada Jumat, 10 September 2021, sekitar pukul 19.45 WIB tersebut, petugas juga menemukan barang bukti berupa plastik klip berisi sabu-sabu sisa pakai.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Pesisir Barat, Mustapiri mengaku prihatin atas keterlibatan anggotanya dalam penyalahgunaan narkotika. Meskipun begitu, ia meminta pihak kepolisian agar memberi kesempatan tersangka untuk menjalani rehablitiasi, bukan penahanan.

"Kalau pun terbukti, saya mengajukan agar Peratin Sumberrejo direhabilitasi, bukan menjadi tahanan di kepolisian," katanya Senin, 13 September 2021.

Baca: Seorang Kepala Dusun di Pringsewu Ditangkap Pesta Narkoba

 

Mustapiri mengeklaim, pihaknya sudah secara rutin mengingatkan seluruh peratin di Kabupaten Pesisir Barat agar menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. 

"Ini kan musibah, kita juga tak tahu asal muasal Tomi terjerumus. Kami berharap dia dapat pulih. Dari pihak Apdesi, sudah mengajukan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) agar yang bersangkutan bisa direhab," kata dia.

Ia mengatakan, upaya bantuan hukum yang didorong Apdesi semata-mata dilakukan demi rasa kemanusiaan dan solidaritas sesama anggota asosiasi. 

"Semangat kebersaaman ini kalau satu dicubit semua ikut merasakan," kata dia. 

Selebihnya, dia menyarankan pengangkatan penjabat (Pj) Peratin di Pekon Sumberrejo jika status hukum yang bersangkutan sudah pasti.

"Agar roda adminstrasi dan pelayanan Pemerintah Pekon Sumberrejo tetap bisa terus berjalan," katanya. 

"Harapan kami, rekan kami ini sadar perbuatan itu salah dan tidak mengulangi lagi," tambah Mustapiri. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait