#beritalampung#beritalamsel

Apar di Sejumlah Kantor Lingkup Pemkab Lamsel Kedaluwarsa

Apar di Sejumlah Kantor Lingkup Pemkab Lamsel Kedaluwarsa
Alat pemadam api ringan. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co): Sejumlah tabung alat pemadam api ringan (Apar) di sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah kedaluwarsa.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, tabung Apar yang ada sejumlah OPD antara lain di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigarasi (Disnakertrans), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) hingga di Kantor Bupati Lampung Selatan, hampir semuanya telah kedaluwarsa. Bahkan ada yang sudah kedaluwarsa sampai 2018.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Lampung Selatan Maturidi Ismail mengatakan pentingnya keberadaan tabung Apar tersebut. Pasalnya tabung Apar dapat digunakan untuk penanganan dini saat terjadi kebakaran.

"Penting sekali lah, tapi itu ada masa kedaluwarsanya," ujar dia, Sabtu, 23 Juli 2022.

Untuk pergantian/isi ulang tabung Apar pada Kantor Bupati Lampung Selatan, kata dia, hal itu menjadi tanggungjawab pihaknya. Namun, anggaran untuk isi ulang tersebut ditiadakan karena dianggap belum penting.

"Untuk Pemda (kantor bupati, red), kita yang menganggarkannya. Tapi, memang setiap kita anggarkan dianggap belum penting, karena itu perlu perawatan. Itu kan ada masa waktu atau kedaluwarsanya. Apalagi, kini anggaran juga terkena refocussing. Jadi, dikurangin untuk kegiatan itu. Pokoknya itu menjadi prioritas kita," katanya.

Sementara itu, menindaklanjut banyak juga tabung Apar di sejumlah dinas yang kedaluwarsa, Maturidi, menyarankan agar OPD terkait dapat segera melakukan pengisian ulang.

"Kalau di dinas, anggarannya masing-masing. Kita juga belum tahu apa mereka menganggap yang masih ada itu bisa dipakai terus. Kalau 2018, itu sudah expired yang harus diisi ulang," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait