#Bencana#Bandarlampung

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Siaga 24 Jam 

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Siaga 24 Jam 
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman/Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengantisipasi terjadinya bencana alam lainnya yang diakibatkan hidrometeorologi. 

Kepala pelaksanan (Kalak) BPBD Kota Bandar Lampung Syamsul Rahman menerangkan, bencana hidrometeorologi harus disikapi petugas dengan bersiaga selama 24 jam. 

"Pada prinsipnya BPBD Kota Bandar Lampung selalu siap menghadapi kemungkinan terjadinya segala bentuk bencana dengan menyiapkan anggota dan sarpras 24 jam penuh," ungkapnya, Senin, 14 Desember 2020.

Meskipun termasuk bencana hidrometeorologi, kata Syamsul, Bandar Lampung tidak akrab dengan bencana berupa banjir akibat hujan lebat. Jika pun ada, sifatnya hanya genangan yang bisa surut dalam kurun waktu kurang dari satu jam. 

Selain banjir, Syamsul menjelaskan yang termasuk jenis bencana hidrometeorologi adalah kekeringan, badai, kebakaran hutan, el nino, la nina, longsor, tornado, angin puyuh, topan, angin puting beliung, gelombang dingin, gelombang panas, angin fohn (angin gending, angin brubu, angin bohorok, dan angin kumbang).

"Selain di kantor BPBD ini, petugas juga ada di tiap-tiap kecamatan. Dan itu selalu siaga, sehingga warga bisa melaporkan apabila terjadi peristiwa atau bencana alam lain yang memerlukan penanganan petugas," kata dia.

Pihaknya mengimbau kepada warga dapat berperan aktif untuk melaporkan segala bentuk bencana atau peristiwa guna memaksimalkan tindakan antisipasi oleh BPBD setempat.  

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait