#rabies#hewanpenularrabies#vaksinrabies#beritalampura

Anjing Liar Yang Menggigit Warga Desa Sumberarum Positif Rabies

Anjing Liar Yang Menggigit Warga Desa Sumberarum Positif Rabies
Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, M. Yusuf. (Lampost.co/Yudhi Hardiyanto)


KOTABUMI (Lampost.co) -- Merujuk hasil observasi yang dilakukan Labotarium Balai Veteriner Propinsi Lampung pada kepala anjing liar yang menggigit satu warga Desa Sumberarum, Kecamatan Kotabumi, pada Minggu (9/9/2018) lalu dinyatakan anjing liar itu positif terinfeksi virus rabies.

Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Jumat (14/9/218) mengatakan merujuk hasil observasi Labotarium Balai Veteriner Propinsi Lampung  pada kepala anjing liar yang menggigit satu warga  Desa Sumberarum, Kecamatan Kotabumi bernama M. Rizky (5)  pada Minggu (9/9/2018) lalu yang disampaikan pada pihaknya.

Dinyatakan otak pada kepala anjing liar tersebut telah mengalami kerusakan karena infeksi virus rabies. Penanganaan pada korban, untuk kasus gigitan hewan tersangka rabies (GHTR) tersebut, pasien telah mendapat suntikan vaksin antirabies (VAR) di Puskesmas Kotabumi.

"Warga Desa Sumberarum, korban gigitan anjing liar di Kecamatan Kotabumi telah ditangani pihak puskesmas dan telah mendapatkan suntikan VAR untuk mencegah infeksi virus rabies yang dapat ditularkan ke manusia dari air liur yang masuk ke tubuh melalui gigitan," ujarnya pada Lampost.co.

EDITOR

Yudhi Hardiyanto

loading...




Berita Terkait


Komentar