#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritalamtim

Angka Covid-19 Lamtim Bertambah 12 Kasus, 8 Orang dari Klaster Proyek Bendungan

Angka Covid-19 Lamtim Bertambah 12 Kasus, 8 Orang dari Klaster Proyek Bendungan
Ilustrasi - Medcom.id.


Sukadana (Lampost.co): Warga Lampung Timur (Lamtim) yang terkonfirmasi positif covid-19 bertambah 12 orang, Rabu, 25 November 2020. Total pasien covid-19 Lampung Timur hingga kini menjadi 122 orang.

Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamtim, Mashur Sampurna Jaya, menjelaskan jumlah warga Lamtim yang terpapar covid-19 terus meningkat dari hari sebeumnya sebanyak 110 orang menjadi 122 orang.

"Peningkatan jumlah warga Lamtim yag terpapar covid-19 tersebut, karena adanya tambahan 12 orang lagi yang positif terpapar covid-19," kata dia.

Baca juga: Angka Covid-19 Lampung Bertambah Jadi 3.333 Kasus

Dia mengatakan tambahan 12 warga Lamtim yang terpapar covid-19 tersebut, satu warga berasal dari Kecamatan Sukadana. Kemudian di Kecamatan Jabung (1 orang), Purbolinggo (2 orang), dan Margatiga (8 orang).

Untuk 8 warga Kecamatan Margatiga merupakan hasil tracing dari klaster pekerja proyek bendungan di wilayah kecamatan tersebut. 

Dia mengatakan adanya tambahan delapan orang tersebut, maka jumlah warga yang terpapar covid-19 untuk klaster bendungan di Kecamatan Margatiga tersebut kini sudah mencapai 20 orang. Dimana sebagian besar merupakan pekerja proyek dan sisanya adalah warga setempat.

"Mengingat pembangunan bendungan tersebut adalah proyek nasional, maka Satgas Covid-19 Margatiga, akan mengirimkan surat ke perusahaan nasional yang mengerjakan pembangunan bendungan dimaksud agar untuk sementara dapat menghentikan aktivitas pekerjaan yang dilakukan," ujarnya.

Sementara itu, satu warga Kecamatan Sukadana yang terkonfirmasi positif covid-19 merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lamtim. 

"Saat ini kamimasih terus melakukan tracing terhadap PNS lainnya di OPD tersebut. Yang merasa pernah kontak dengan PNS yang terpapar covid-19 dimaksud untuk segera melapor," kata dia.

Dia menambahkan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran covid-19, di OPD tempat ASN yang terapar covid-19 bekerja telah dilakukan penyemprotan disinfektan. "Rencananya juga seluruh PNS di OPD tersebut akan di rapid test," ujarnya.

Mashur meminta warga Lamtim untuk terus meningkatkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan melalui gerakan 3M dan 1 T yaitu, mengenakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan tidak berkerumun.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait