#Bencana#PutingBeliung#BencanaHidrometeorologi

Angin Puting Beliung Terjang 7 Bangunan di Lampura

Angin Puting Beliung Terjang 7 Bangunan di Lampura
Angin puting beliung menerjang sejumlah bangunan di Kecamatan Abung Barat Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Rabu siang, 10 Februari 2021. (Foto: Fajar Novitra/Lampost.co)


Kotabumi (Lampost) -- Angin puting beliung menerjang sejumlah bangunan di Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Rabu siang, 10 Februari 2021. Tujuh bangunan rusak akibat fenomena alam tersebut.

Agung Setiadi dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kotabumi mengatakan angin berhembus dengan kecepatan 3-15 knot atau 5-20 km/jam. Hal ini diikuti curah hujan diangka 500mm. Angin berputar di daerah yang lapang, hingga mengalami fenomena angin puting-beliung sekali lintas.

"Priode Januari-Februari curah hujan tinggi dengan intensitas sedang. Bulan depan akan mengalami peningkatan, karena ini mulai masuk puncak musim hujan 2021," kata Fungsional Ahli Pengamat Metereologi dan Geofisikan BMKG Kotabumi tersebut, Kamis, 11 Februari 2021.

Kepala BPBD Lampura, Nozi Efialis menambahkan dari data dikumpulkan, tujuh bangunan diterjang angin puting beliung di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat, Rabu, 10 Februari 2021 siang. Bangunan tersebut dimiliki empat orang warga setempat.

"Dua diantaranya mengalami kerusakan parah dengan kerugian puluhan juta rupiah. Hal itu berdasarkan hasil pengamatan di lapangan tadi. Saat kami turun kejadian terpantau di waktu cctv pukul 14.11. Korban kami data dan kedepan akan diberikan bantuan," tambah Nozi.

Atas peristiwa ini ia berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi aktif mengantisipasi maupun saat bencana tiba. Menurutnya bantuan terhadap para korban bencana juga dapat dilakukan melalui pendekatan kearifan lokal, dengan bergotong-royong.

"Harapannya kearifan lokal dapat terjadi di masyarakat, seperti bergotong-royong menebang pohon yang dekat pemukiman atau membantu evakuasi saat bencana terjadi. Begitupun pasca kejadian, melalui kearifan lokal membantu sesama," pungkasnya.

 

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait