#Covid-19#Anakyatim#Lampura

Anggaran Tersedia, Pemkab Lampura Upayakan Bantuan Anak Yatim Korban Covid-19

Anggaran Tersedia, Pemkab Lampura Upayakan Bantuan Anak Yatim Korban Covid-19
Sekdakab Lampura, Lekok saat memberikan tanggapan terkait anjuran untuk merealisasikan bantuan anak yatim korban covid-19 yang benar-benar membutuhkan di ruangannya, Rabu, 13 Oktober 2021. (Foto:Lampung Post/Fajar Nofitra)


Kotabumi (Lampost)--Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tengah mempersiapkan mekanisme bantuan sosial yang akan diberikan kepada anak yatim korban covid-19.  Sekdakab Lampura, Lekok, memerintahkan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial mencari solusi menanggulangi masalah itu karena telah menjadi perhatian pusat dan provinsi.

"Inikan sudah ada instruksinya, akan kita coba carikan soluisnya. Saya printahkan BPBD sebagai leading sektornya berkoordinasi dengan dinas sosial untuk mencarikan solusi," katanya, Rabu, 13 Oktober 2021.

Sebab, lanjutnya, anggarannya masih tersedia sehingg tinggal mencari solusi, khususnya bagi mereka yang amat membutuhkan saat menjadi yatim piatu akibat covid-19.

"Anggarannya kan ada, tinggal bagaimana mekanismenya saja," terangnya.

Mengingat, Lampura menggarkan masalah penanganan covid, baik itu melalu refocusing maupun BTT disana. Sehingga, dimungkinkan untuk direalisasikan pada anak yatim menjadi korban covid.

"Memang hanya ada dua dinas yang melaksanakan kegiatan dalam BTT maupun refocusing tahun ini, untuk masalah personel ada di BPBD dan kesehatan di dinas kesehatan. Dan sejauh ini tak ada peruntukkannya kesana, sehingga harus dibahas terlebih dahulu, "kata Kepala BPBD Lampura, Nozi Efialis, menggapi pernyataan Sekdakab.

Untuk masalah koordinasi dengan dinas sosial, Nozi mengungkapkan pihaknya telah sering seperti masalah warga terpapar disana yang diminta pihak dinas sosial.

"Kami akan berkoordinasi terlebih dahulu terhadap konteks bantuan pemerintah daerah yang dapat diberikan terhadap korban covid-19," terangnya.

Sebab, sampai dengan saat ini pembiayaan yang ada disana dilaksanakan hanya sebatas masalah akomodasi personil satgas dan bantuan sosial terhadap pasien yang melaksanakan isolasi mandiri.

Sebelumnya, sebanyak 61 anak yatim dan piatu yang orang tuanya meninggal akibat covid-19 terdata di Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara. Sehingga diajukan untuk mendapatkan bantuan yatim korban covid, dari pusat. 

Menurut Kepala Dinas Sosial, Eka Dharma Thohir, data tersebut berasal dari dinas kesehatan yang dijadikan satu pintu guna diajukan untuk menerima bantuan sosial tunai dari pemerintah.

"Saat ini kira tengah melakukan verifikasi, untuk pengajuan mendapat bantuan yatim korban covid," kata dia.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait