#pilkades#covid-19

Anggaran Pilkades Lampura Terbatas Dilarang Jadi Alasan Abai Prokes

Anggaran Pilkades Lampura Terbatas Dilarang Jadi Alasan Abai Prokes
Kepala DPMD Lampura, Abdurrahman. Lampost.co/Fajar Nofitra


Kotabumi (Lampost.co) -- Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) diwanti-wanti menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19.  

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lampura, Abdurrahman mengimbau, keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan lalainya penerapan prokes pada Pilkades Serentak yang akan digelar pada pekan pertama Desember tersebut. 

"Harus dipenuhi meskipun anggarannya tak ada. Ini yang kemarin sempat menjadi kendala di lapangan. Jadi bukan lantas sekonyong-konyong menggunakan dana aman covid-19 yang 8 persen," kata Abdurrahman, Jumat, 26 November 2021. 

Baca: Ratusan Personel Dalmas Disiapkan untuk Pengamanan Pilkades Serentak di Lampura

 

Menurut dia, panitia bisa mengakali hal tersebut dengan cara menjalin koordinasi bersama Satgas Covid-19 tingkat desa tentang penerapan prokes saat hari pencoblosan. 

"Karena ini bagian dari Pilkades, tak dianjurkan memakai dana aman covid-19 yang delapan persen itu. Caranya bagaimana? Ya berkoordinasi dengan Satgas Desa," timpal Kabid Pemdes DPMD, Ismirham Adi Saputra, saat mendampingi kepala dinas.

"Sebab, seperti diketahui bersama, dana yang ada di panitia desa telah habis di tahapan penyelenggaran," tambahnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait