#cagarbudaya#beritalampung

Anggaran Pemeliharaan Cagar Budaya di Lampung Rp250 Juta

Anggaran Pemeliharaan Cagar Budaya di Lampung Rp250 Juta
Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Fahrizal AT. (Lampost.co/Yusmart Dwi Saputra)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kepala Seksi Sejarah dan Tradisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Fahrizal AT mengatakan mulai tahun ini pemerintah provinsi Lampung memberikan anggaran sebesar Rp250 juta untuk pemeliharaan sejumlah cagar budaya di Lampung.

Dana yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lampung, itu menurutnya sekaligus untuk mengembangkan sejumlah cagar budaya sehingga dapat dijadikan objek wisata serta sarana pendidikan bagi masyarakat.

“Sebenarnya peninggalan sejarah di Lampung jumlahnya ratusan. Namun anggaran pemeliharaan terbatas, ada 5 tempat akan kami kembangkan, yakni situs Pugung Raharjo Lampung Timur, situs megalitik Batu Bedil Tanggamus, situs megalitik Baruberak Lampung Barat, makam Radin Inten II Lampung Selatan, dan gua atau bunker Bandar Lampung,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengembangan sejumlah cagar budaya tersebut ditargetkan rampung pada 2019. “Penggarapan pengembangan sudah dimulai dari sekarang. Mudah-mudahan cagar budaya itu tahun depan dapat menjadi salah satu tempat wisata bagi masyarakat,” katanya kepada Lampost.co, Minggu (16/9/2018).

Pengembangan sejumlah cagar budaya tersebut menurutnya merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah provinsi Lampung terhadap peninggalan sejarah masa lampau.

“Selama ini cagar budaya di Lampung tidak pernah diberikan anggaran pemeliharaan dari pemerintah pusat ataupun daerah. Tahun ini sudah mulai dianggarkan, agar tempat-tempat bersejarah itu mendatangkan manfaat bagi orang banyak,” kata dia.

EDITOR

Yusmart Dwi Saputra

loading...




Komentar


Berita Terkait