#bedahrumah#rutilahu#lampungselatan

Anggaran Bedah Rumah di Lamsel Terganjal Penanganan Covid-19

Anggaran Bedah Rumah di Lamsel Terganjal Penanganan Covid-19
Proses pembangunan program bedah rumah di Desa Bandanhurip, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, beberapa hari yang lalu. Dok Pemerintah Desa Bandanhurip


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) tidak lagi menyediakan program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, alokasi yang biasa dipakai untuk program tersebut terhambat penanganan covid-19.

Kepastian itu terungkap setelah Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Lamsel, Yanny Munawarty berkoordinasi dengan pihak Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Balai III Perumahan Palembang, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 13 September 2021 lalu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BSPS Disperkim Lamsel, Ferro Farendo mengaku sudah menanyakan kepada pihak SNVT tentang kelanjutan program BSPS.

Baca: Tiga KK di Bandanhurip Dapat Bantuan Stimulan Bedah Rumah

 

"Hasilnya, tahun ini Lamsel tidak mendapatkan kuota program BSPS yang bersumber dari dana APBN," kata dia, Jumat, 24 September 2021.

"Berdasarkan keterangan dari pihak SNVT, karena pandemi covid-19. Jadi seluruh anggaran yang telah direncanakan sebagian besar tidak terlaksana," sambung Ferro.

Meskipun demikian, Ferro menyatakan, Lamsel masih memiliki kuota bedah rumah sebanyak 25 unit di Kecamatan Jatiagung dengan nilai bantuan sebesar Rp17.500.000/unit.

"Kalau ini, non-reguler atau di luar dari usulan pemerintah daerah. Kuota 25 unit ini direalisasikan untuk mengakomodir aspirasi dari anggota DPR," katanya.

Kabar baiknya, program BSPS Lamsel akan diprioritaskan pada 2022. Hal itu karena kabupaten setempat mendapatkan penilaian baik dari segi pelaksanaan dan penyerapan anggaran pada tahun sebelumnya.

"Kenapa prioritas, karena kuota tahun ini rencananya akan diakumulasikan dalam realisasi tahun depan," sebutnya.

Pemkab Lamsel akan membedah 200 unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program BSPS yang bersumber dari dana APBD tahun 2021. Besaran nilai bantuan untuk program bedah rumah dari APBD itu yakni sebesar Rp17.500.000 juta/rumah. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait