#LAMPUNG

Alokasi TKD 2023 Pemda Se-Lampung Rp20,98 Triliun

Alokasi TKD 2023 Pemda Se-Lampung Rp20,98 Triliun
Penyerahan DIPA dan TKD oleh DJPb ke Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah 15 Kabupaten/kota serta satuan kerja, di Novotel Lampung, Selasa, 16 Desember 2022. Dok. DJPb Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah di 15 kabupaten/kota resmi menerima Dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian/ Lembaga Negara dan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2023, Selasa, 06 Desember 2022.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung, M Dody Fachrudin mengatakan alokasi TKD Provinsi Lampung sebesar Rp20,98 triliun sementara untuk belanja pada Kementerian Negara/Lembaga sebesar Rp9,03 triliun.

“Alokasi TKD tahun 2023 di wilayah Lampung sebesar Rp20,98 triliun. Dengan rincian alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp645,74 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp12,61 triliun, jumlah ini meningkat Rp 595,97 miliar atau naik 5% dibandingkan Tahun 2022," kata Dody Fachrudin di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa, 06 Desember 2022.

Selanjutnya Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp1,23 triliun, DAK non-fisik sebesar Rp 4,14 triliun, Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp92,66 miliar, Dana Hibah ke Daerah Rp9,99 miliar dan Dana Desa sebesar Rp2,23 triliun.

Ia mengatakan beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan oleh satuan kerja dan Pemerintah Daerah antara lain melakukan percepatan pemenuhan dokumen persyaratan penyaluran DAK Fisik  dan Dana Desa.

"Mempercepat penetapan pejabat perbendaharaan baik KPA, PPK, Bendahara, PPSPM jika terdapat perubahan dan menyusun time frame of budget execution dengan tepat," katanya.

Selanjutnya, penuhi juga persyaratan yang dibutuhkan untuk mencairkan DAK Fisik dan Dana Desa, tunjuk pejabat perbendaharaan segera, dan susun time frame of budget execution dengan tepat.

"Jika semua itu telah dilakukan maka jangan lupa agar seluruh proyek yang akan dilaksanakan menggunakan bahan baku dan tenaga kerja lokal. Sehingga anggaran yang di alokasikan dalam APBN, dapat mendorong kesejahteraan masyarakat Lampung lebih baik lagi," katanya.

Dody menyampaikan pesan Menteri Keuangan RI bahwa perlu upaya keras untuk terus meningkatkan kualitas belanja negara baik di tingkat pusat maupun daerah. "Belanja yang baik memerlukan perencanaan yang matang, detail dan pemahaman kondisi lapangan," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait