#kpk#rektorunila#suap#korupsi

Aliansi Mahasiswa Unila Gelar Doa Bersama soal Terjaringnya Rektor Unila dan Kawan-kawan

Aliansi Mahasiswa Unila Gelar Doa Bersama soal Terjaringnya Rektor Unila dan Kawan-kawan
Aksi doa bersama Aliansi Mahasiswa Universitas Lampung di Bundaran Unila,Bandar Lampung, Jumat (26/8/20222). (Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Puluhan mahasiswa Universitas Lampung (Unila) berkumpul di Bundaran Unila, Jumat, 26 Agustus 2022, menggelar doa bersama karena rasa keprihatinan dan ironi atas terjaringnya Rektor Unila, Prof Karomani dan ketiga kroninya terjerat OTT KPK beberapa waktu lalu.

Berbagai aksi dilakukan seperti pembacaan puisi. Puncaknya, Aliansi Mahasiswa Unila gelar doa bersama dengan membawa lilin serta menundukkan kepala.

Aksi ini merupakan lanjutan dari demo sebelumnya yang dilakukan di depan Gedung Rektorat Unila pada, Senin, 22 Agustus 2022. 

Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Unila, Muhammad Ikhsan Habibi, mengatakan dalam doa bersama ini ingin menunjukkan keprihatinan dan kesedihan dari seluruh mahasiswa Unila.

"Karena sedikit banyaknya isu yang berterbangan yang istilahnya menganggu nama baik Universitas Lampung," katanya usai doa bersama, Jumat, 26 Agustus 2022. 

Ikhsan juga menyampaikan kegiatan ini tetap berfokus pada doa bersama dan tetap ingin menunjukkan bahwa aliansi mahasiswa Unila itu tetap bersatu.

Baca juga: Rektor Kena OTT KPK, Netizen Serbu Instagram Universitas Lampung

Dia juga tetap meminta kepada KPK untuk terus mengusut tuntas seluruh oknum yang namanya terbawa dalam OTT ini.

"Ini merupakan rangkaian kami untuk tetap bergerak, dari awal kami bergerak hari senin kemarin. Ini merupakan satu rangkaian untuk menjaga nama baik Unila," jelasnya.

Ikhsan menyampaikan setelah aksi ini tentunya akan ada perjuangan selanjutnya tidak sampai berhenti di sini dan berharap kepada KPK untuk mengusut tuntas secara kesuluruhan oknum yang terbawa dalam bentuk kasus OTT di Unila ini.

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait