#atmlink#himbara

Alasan ATM Link Bebankan Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai

Alasan ATM Link Bebankan Biaya Cek Saldo dan Tarik Tunai
Ilustrasi ATM Link.


Jakarta (Lampost.co) -- Corporate Secretary PT Bank BNI (Persero), Mucharom, mengungkap alasan pengenaan biaya untuk cek saldo dan tarik tunai di ATM Link mulai 1 Juni 2021. Hal tersebut karena berakhirnya masa pengenalan atau promosi ATM Merah Putih tersebut.

"Hal tersebut dikarenakan berakhirnya masa pengenalan ATM Merah Putih atau ATM dengan tampilan ATM Link sejak pertama kali diperkenalkan ke masyarakat pada Desember 2015," kata Mucharom kepada Medcom.id, Sabtu, 22 Mei 2021.

Selain itu, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) sepakat untuk mengembalikan biaya transaksi cek saldo dan tarik tunai.

Ia menambahkan pemberlakuan biaya tersebut juga dalam rangka mendorong mendukung gerakan nasional non tunai (GNNT) atau cashless society serta untuk mengurangi ketergantungan masyarakat atas penggunaan uang tunai dalam bertransaksi.

"Kebijakan tersebut terhitung mulai 1 Juni 2021 dan berlaku sampai dengan adanya penyesuaian di kemudian hari," terang dia.

Adapun tarif yang diberlakukan pada transaksi cek saldo sebesar Rp2.500 dan tarik tunai Rp5.000. Sedangkan transaksi transfer antarbank tidak dilakukan perubahan biaya atau tetap dikenakan tarif Rp4.000.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait