#humaniora#pendidikan#beritalampung

Aku Pintar Hadirkan Laporan KBM Terpadu

( kata)
Aku Pintar Hadirkan Laporan KBM Terpadu
Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): PT Aku Pintar Indonesia menyadari perlunya digitalisasi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah masa pandemi saat ini. Dalam prosesnya, guru dituntut memberikan laporan atas KBM yang dilaksanakan sehingga sesuai rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

Namun, pelaporan itu saat ini masih dilakukan secara manual. Guru harus merekap KBM seusai sesi pertemuan dan mengirimkannya ke sekolah secara manual juga. Hal itu tentu memakan waktu, karena guru juga disibukkan dengan kegiatan lainnya, seperti mempersiapkan materi bahan ajar.

Menjawab kebutuhan tersebut, pada pertengahan September ini, Aku Pintar pun menghadirkan aplikasi berbasis web secara gratis khusus bagi pihak sekolah, yakni Aku Pintar Sekolah (APSekolah) yang dapat mendigitalisasi proses laporan KBM. 

Manfaat APSekolah dapat dirasakan kepala sekolah, guru, dan siswa. Pihak sekolah dapat mengetahui rekam data KBM, dan memudahkan guru dalam menjadwalkan KBM, serta siswa dalam melihat jadwal.

Chief Executive Officer Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko, menjelaskan APSekolah memberikan manfaat bagi sekolah, guru, dan siswa untuk bersama-sama meemantau dan mengevaluasi KBM dan menyiapkan RPP yang lebih terarah. Selain itu juga membuat segala proses KBM dapat dipantau secara langsung.

Kehadiran aplikasi itu juga turut memperkaya fitur Aku Pintar Guru (APGuru) yang mendukung kegiatan guru. Awalnya APGuru hanya bisa diakses melalui ponsel, tetapi dengan tambahan fitur dari APSekolah, APGuru juga kini bisa diakses melalui versi website. "Sedangkan Aku Pintar Siswa (APSiswa), ada tambahan fitur aplikasi mobile terkait informasi KBM yang diikuti," kata Lutvianto, Selasa, 22 September 2020.

Untuk memanfaatkan fitur dari APSekolah, pihak sekolah wajib membuat akun di melalui https://akupintar.id/apsekolah-register dan setiap sekolah hanya dapat membuat satu akun. Selanjutnya, pihak sekolah bisa menambahkan guru dan siswa yang datanya bisa didapatkan melalui dua cara. 

Pertama masing-masing guru dan siswa terdaftar di Aku Pintar melalui aplikasi APGuru dan APSiswa. Dengan demikian secara otomatis muncul di database akun APSekolah. Namun jika guru dan siswa belum tergabung, sekolah bisa membuatkan akun guru dan siswa melalui APSekolah.

Langkah selanjutnya, pihak sekolah bisa membuat kelas belajar sesuai mata pelajaran dan tingkatan kelasnya. "Lalu, sekolah dapat mengelola kelas dengan memasukkan guru yang bertanggung jawab kepada kelas dan siswa dari kelas tersebut," ujarnya.

Tahapannya dapat dilakukan guru dengan membuat jadwal pertemuan di dalam kelas serta mengisi deskripsi mengenai mata pelajaran dan materi pembelajarannya melalui aplikasi web APGuru. "Setelah pembelajaran, guru bisa membuat laporan dengan mengisi presensi siswa dan laporan tersebut bisa secara otomatis dikirim ke sekolah," ujar dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar