#banjir#longsor

Aktivitas Warga Kembali Normal Pasca-Banjir dan Longsor di Kelumbayan

Aktivitas Warga Kembali Normal Pasca-Banjir dan Longsor di Kelumbayan
Pasca-banjir dan longsor yang menerjang beberapa pekon di Kecamatan Kelumbayan Rabu (15/12) telah berangsur normal. Lampost.co/Rusdy


Kotaagung (Lampost.co) -- Pasca-banjir dan longsor yang menerjang sejumlah pekon di Kecamatan Kelumbayan, aktivitas warga berangsur normal. Tidak ada korban jiwa atas musibah tersebut.

Kendati demikian, BPBD Tanggamus tetap mengimbau warga untuk tetap waspada karena kondisi cuaca masih diguyur hujan di wilayah setempat.

Baca juga: 8 Rumah Warga Batupatah Kelumbayan Tanggamus Diterjang Longsor

Kasi Darurat Bencana BPBD Tanggamus, Budiman, mengatakan pihaknya menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari. Menurutnya, banjir yang menerjang di Pekon Napal akibat meluapnya aliran Way (sungai) Unggak, Way Napal, dan Muara Pantai Harapan. Saat ini kondisinya telah surut dan warga telah kembali beraktivitas normal.

"Pekon Napal terdapat 256 rumah terendam banjir serta empat fasilitas umum berupa kantor balai pekon dan masjid. Di Pekon Penyandingan terdapat 117 rumah serta satu fasilitas umum masjid, Pekon Susuk terdapat 86 rumah, Pekon Unggak terdapat 110 rumah, Pekin Negeri Kelumbayan terdapat 35 rumah dan Pekan Paku terdapat 30 rumah serta 3 fasilitas umum sekolah SD PAUD dan TPA," kata Budiman, Kamis, 16 Desember 2021.

Selain banjir, kata Budiman, pekon yang terdampak bencana tanah longsor meliputi, Pekon Batu Patah terdapat satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang dan enam rumah rusak ringan. Di Pekon Merbau  terdapat satu rumah rusak sedang dan satu rumah rusak ringan. Dan di Pekon Sidoharjo terdapat satu rumah rusak sedang.

"Untuk 11 rumah yang terdampak bencana longsor, 10 rumah di antaranya telah dapat dihuni kembali. Sedang satu rumah penghuninya masih tetap mengungsi di rumah tetangga sebab kerusakan rumah terlalu parah," kata Budiman.

Meski kondisi telah berangsur normal, dia menyarakan ke warga terdampak longsor untuk tetap waspada. Mengingat kondisi cuaca masih musim penghujan dan kontur tanah diarea pemukiman penduduk di sekitar perbukitan masih labil sehingga rawan longsor.

"Daerah yang terdampak longsor dan kondisi tanahnya masih labil saya sarankan untuk sementara mengungsi ke rumah tetangga, rumah saudara atau di balai pekon dulu," tandasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait