arabsaudiaktivis

Aktivis Perempuan Arab Saudi Divonis 5 Tahun Penjara

Aktivis Perempuan Arab Saudi Divonis 5 Tahun Penjara
Aktivis perempuan Prancis minta Loujain Al-Hathloul dan aktivis perempuan Saudi lainnya dibebaskan. Foto: AFP.


Riyadh (Lampost.co) -- Pengadilan Arab Saudi menghukum aktivis hak-hak perempuan, Loujain Al-Hathloul dengan hukuman penjara. Ia akan dibui selama 5 tahun 8 bulan.

 

Hukuman penjara untuk Loujain tetap diberikan meskipun ada tekanan dari organisasi internasional dan kelompok hak asasi manusia untuk membebaskannya.

"Loujain Al-Hathloul dihukum karena berbagai kegiatan yang dilarang oleh undang-undang anti-terorisme," lapor media Saudi mengutip pernyataan pengadilan, dilansir dari Deutsche Welle, Senin, 28 Desember 2020.

Loujain Al-Hathloul, 31, merupakan aktivis yang terus menggaungkan hak-hak perempuan di Arab Saudi. Pada Mei 2018, ia bersama dengan puluhan aktivis perempuan lainnya ditangkap, tepatnya beberapa pekan sebelum Arab Saudi mencabut larangan perempuan untuk mengemudi, selama puluhan tahun.

Mayoritas dari para aktivis mengkampanyekan hak untuk mengemudi. Mereka dituduh melakukan tindakan terkait terorisme.

Pakar PBB menyebutkan tuduhan kepada para aktivis perempuan, khususnya Al-Hathloul adalah palsu. Elizabeth Broderick, ketua kelompok kerja PBB untuk diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan telah menyerukan pembebasan Loujain.

"Ia diadili karena menggunakan hak fundamentalnya untuk kebebasan berekspresi, berkumpul, dan berserikat secara damai," seru Broderick.

Orangtua Al-Hathloul, Abdullah dan Fatima, yang juga adalah kuasa hukumnya, telah dilarang bepergian ke luar negeri sejak Maret 2018.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait