#pencurian

Aksi Emak-emak Curi Pakaian di Bandar Lampung Tersorot CCTV

Aksi Emak-emak Curi Pakaian di Bandar Lampung Tersorot CCTV
Tangkapan layar kamera CCTV saat terjadi pencurian di salah satu toko pakaian di Jalan Ratu Dibalau, Kelurahan Waykandis, Kecamatan Tanjungsenang. Dok Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dua perempuan tertangkap kamera CCTV saat mencuri di toko pakaian Bella Fashion, di Jalan Ratu Dibalau, Kelurahan Waykandis, Kecamatan Tanjungsenang, Kota Bandar Lampung. Peristiwa pencurian itu terjadi pada Senin, 16 Mei 2022, sekitar pukul 13.30 WIB.


Para pelaku tampak memasukkan puluhan pakaian wanita dan anak-anak ke dalam plastik besar lalu kabur begitu saja.

Karyawan toko, Vina menceritakan, kedua pelaku mendatangi toko dengan sepeda motor tanpa nomor polisi (nopol). Ciri-cirinya, satu orang bertubuh pendek menggunakan helm dan rekannya berpostur tubuh gemuk memakai masker.

Mereka memilih baju wanita dan anak-anak dengan jumlah cukup banyak. Sekitar 30 menit kemudian, mereka pun menyetorkan barang pilihannya itu ke kasir. Setelah kasir menghitung jumlah belanjaan tersebut seharga Rp1.360.000, keduanya meminta izin memasukkan pakaian tersebut ke dalam plastik besar terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran.

"Setelah pakaian dimasukkan, mereka bertanya apakah bisa dibawa setengah dulu, saya jawab bisa," katanya, Jumat, 20 Mei 2022.

Baca: Oknum Ojol Gasak Ponsel Gadis Tunanetra yang Akan Ujian SBMPTN Unila

 

Anehnya, sang kasir mengaku tidak sadar saat kedua pelaku membawa kabur pakaian di plastik tersebut.

"Saya hanya bengong, enggak sadar. Biasanya saya minta DP (uang muka) dulu, ini kok saya sadarnya saat dia sudah pergi naik motor," katanya. 

Saat beraksi, seorang pelaku juga sudah secara sadar menghalangi akses kamera CCTV dengan sempurna. 

"Sebelum membawa kabur, keduanya meminta air minum. Setelah minum, mereka pergi," katanya.

Sebelumnya, Vina juga menceritakan kehilangan ponsel saat di-charge. Peristiwa itu terjadi sebulan lalu saat ia sedang sibuk melayani pelanggan.

"Rencananya mau lapor polisi, masih koordinasi dulu dengan pemilik toko," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait