#kpk#korupsi

Akbar Lunasi Sisa Kerugian Negara dalam Korupsi Fee Proyek Lampura

Akbar Lunasi Sisa Kerugian Negara dalam Korupsi Fee Proyek Lampura
Proses persidangan Akbar di PN Tanjungkarang/ Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terpidana kasus korupsi fee proyek Pemkab Lampung Utara 2015-2019, Akbar Tandaniria Mangkunegara, melunasi seluruh kerugian negara atas vonis yang dijatuhkannya.


Akbar divonis empat tahun penjara, dan denda Rp200 juta subsider dua bulan kurungan. Ia juga dijatuhi pidana membayar uang pengganti Rp3,2 miliar dikurangi dengan jumlah uang yang dikembalikan ke negara yakni Rp1,7 miliar. Selain itu, enam bidang tanah di Kemiling Bandar Lampung disita KPK.

Kuasa hukum Akbar, Sopian Sitepu mengatakan, sisa uang pengganti sebesar Rp1,5 miliar dari total keseluruhan Rp3,2 milir, dan denda Rp200 juta sudah dilunasi kliennya. Pelunasan dilakukan selama beberapa kali pembayaran dalam rentang 10-17 Mei 2022.

"Sisa uang pengganti sudah dikembalikan seluruhnya, dan Rp200 juta, dengan dikabulkannya JC (dan pelunasan UP), kami berharap Akbar mendapatkan semua haknya, baik remisi maupun pembebasan bersyarat," ujar  Sopian Sitepu.

Sementara, JPU KPK Taufiq Ibnugroho membenarkan adanya pelunasan uang pengganti, dan denda oleh terpidana Akbar.

"Uang pengganti yang dibebankan kepada Akbar sampai dengan saat ini sudah dibayar lunas seluruhnya, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh jaksa eksekusi KPK," ujarnya.

Diketahui, Akbar maupun JPU KPK tidak mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim. Jaksa eksekusi KPK juga sudah mengeksekusi Akbar ke LP Kelas IA Bandar Lampung pada 28 April 2002.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait