#bsu#ppkm#covid-19

Airlangga Sampaikan Penerima BSU akan Diperluas

Airlangga Sampaikan Penerima BSU akan Diperluas
Tangkapan layar konferensi pers tentang Evaluasi Program PC-PEN dan Optimalisasi Anggaran Program PEN 2021 secara virtual, Selasa, 26 Oktober 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah berencana memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja yang terdampak covid-19. Bantuan tersebut rencananya diberikan kepada 1,6 juta pekerja di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. Ia mengatakan program bantuan subsidi upah diperluas. Menurutnya, semula BSU hanya diberlakukan untuk wilayah PPKM level 4 dan 3 dengan target penerimanya 8.783.350 orang dengan DIPA sebesarRp8,7 triliun. Dari anggaran tersebut, terdapat dana sisa BSU sebesar Rp1,6 triliun. Dengan demikian, penerima BSU diperluas sesuai usulan kementerian tenaga kerja (Kemenaker).

"Tentunya dengan sisa anggaran ini maka ada perluasan sebanyak 1,6 juta sasaran pekerja. Untuk jumlah anggarannya Rp1,6 triliun," katanya saat konferensi pers tentang Evaluasi Program PC-PEN dan Optimalisasi Anggaran Program PEN 2021 secara virtual, Selasa, 26 Oktober 2021.

Baca juga: Pekerja di Bandar Lampung dan Metro Dapat BSU Rp1 Juta

Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara mengatakan realisasi PEN 2021 sampai 22 Oktober 2021 mencapai Rp433,91 triliun atau 58,3% dari pagu Rp744,77 triliun yang tersebar untuk kesehatan dengan pagu Rp214,96 triliun dengan realisasi Rp116,82 triliun (54,3%), perlindungan sosial pagu Rp186,64 triliun dengan realisasi Rp125,10 triliun (67%),  dukungan UMKM dan Koorporasi pagu Rp162,40 triliun dengan realisasi Rp63.20 triliun (38,9%), program prioritas pagu Rp117,94 triliun dengan pagu Rp68,07 triliun (57,7%), dan insentif usaha pagu Rp62,83 triliun dengan realisasi Rp60,73 triliun (96,7%).

"Khusus BSU ada sisa anggaran yang akan digunakan sebagai perluasan cakupan penerima bantuan subsidi upah," ujarnya.

 

 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait