#BANDARLAMPUNG

Ahadi Fajrin Prasetya Dilantik Jadi Dekan Fakultas Hukum UTB

Ahadi Fajrin Prasetya Dilantik Jadi Dekan Fakultas Hukum UTB
Ahadi Fajrin Prasetya dilantik sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang periode 2022-2026, Kamis, 22 Desember 2022. Dok. Ahadi Fajrin Prasetya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB) Achmad Moelyono melantik Ahadi Fajrin Prasetya sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang periode 2022-2026, Kamis, 22 Desember 2022. Dia menjadi Dekan Fakultas Hukum termuda di Lampung.

Ahadi Fajrin Prasetya dilantik menggantikan Topan Indra Karsa. Pelantikan tersebut digelar di Gedung Universitas Tulang Bawan, Jalan Gajah Mada, No. 34 Kotabaru.

Selain melantik dekan hukum, rektor juga melantuk Dekan Fisip Rosidah dan Dekan Farmasi Lilik Kurnia Wahidah.

Ahadi Fajrin Prasetya mengatakan setelah dilantik dia akan membangun komunikasi yang transparan, partisipatif serta menjalankan mekanisme pengambilan keputusan berbasis data dan pelaksanaan kerja sama tri dharma perguruan tinggi.

"Kunci sukses dengan kerja keras totalis dalam mengemban perkerjaan yang diberikan oleh pimpinan. Dengan begitu Fakultas Hukum UTB dapat diperhitungkan sebagai universitas swasta yg memiliki SDM yang unggul dan berdaya saing dan tetap menjalankan ibadah serahkan sama Allah SWT," kata dia kepada Lampost.co melalui sambungan telepon, Kamis, 22 Desember 2022.

Ia menambahkan ke depan akan melaksanakan visi misi yang telah dibuat sebelumnya sehingga UTB Lampung unggul, berprestasi dan berkarakter di tingkat global pada 2026.

"Untuk para milenial Lampung tetap semangat untuk mewujudkan mimpi-mimpi  di usia muda dengan kerja keras dan komitmen karena tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha semaksimal mungkin dan berdoa," kata dia.

Selain itu, sebagai orang akademisi hukum, Ahadi akan membantu masyarakat yang memerlukan bantuan hukum. "Saya akan mengaktifkan kembali badan konsultasi bantuan hukum untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan hukum," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait