#penganiayaan

Agama Dihina Alasan Irjen Napoleon Aniaya M Kece

Agama Dihina Alasan Irjen Napoleon Aniaya M Kece
Irjen Napoleon Bonaparte/MI/Susanto


Jakarta (Lampost.co) -- Motif Irjen Napoleon Bonaparte (MB) menganiaya Muhammad Kosman alias M Kece terungkap. Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri itu tak terima M Kece menghina agama Islam. 

"Motifnya terang benderang sebagaimana yang tertuang dalam surat terbuka NB," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Selasa, 21 September 2021. 

Namun, Andi enggan menyebut motif ini berkaitan dengan keyakinan Napoleon. Dia mempersilakan awak media menafsirkan sendiri. 

Napoleon bersuara melalui surat terbuka pada Minggu, 19 September 2021. Hal itu menanggapi pemberitaan yang ramai terkait penganiayaan terhadap M Kece di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim.

Terpidana kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra itu menyampaikan beberapa poin terkait kasus penganiayaan M Kece. Pertama, dia mengaku dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam rahmatan lil alamin.

"Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allah SWT, Al-Qur'an, Rasulullah SAW, dan akidah Islam ku. Karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apa pun kepada siapa saja yang berani melakukannya," kata Napoleon dalam surat terbuka itu.

Perbuatan M Kece, kata dia, membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Dia menyayangkan pemerintah belum menghapus semua konten M Kece di media sosial. Dia mengaku siap mempertanggungjawabkan aksinya terhadap M Kece.

"Semoga kita semua selalu dalam perlindungan Allah SWT dan hidup rukun sebagaimana yang diteladani para pendiri bangsa," ungkap Napoleon.

 

 

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait