#Covid-19

Adaptasi Kunci Pertahankan Kondisi Ekonomi

Adaptasi Kunci Pertahankan Kondisi Ekonomi
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam Forum Diskusi Denpasar, Rabu, 23 Desember 2020.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi dunia terpuruk. Tidak hanya itu, bahkan bencana tersebut memicu krisis multidimensi.

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan masyarakat dunia dipaksa untuk beradaptasi, bertahan, dan terus mencari jalan keluar. Menurutnya hal itu merupakan sesuatu yang tidak bisa dielakkan dan harus diterima.

Meski begitu, Bank Dunia menyebut Indonesia memiliki harapan untuk bangkit. Ekonomi Indonesia diprediksi bisa tumbuh hingga enam persen pada 2021.

"Kita harus bisa memanfaatkan segala hal untuk terus bertahan pada 2021 yang masih berhadapan dengan ketidakpastian," ujarnya dalam Forum Diskusi Denpasar, Rabu, 23 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, Mantan Menteri Perdagangan 2016-2019 Enggartiasto Lukita mengatakan ada sebanyak 30 juta masyarakat asia mengalami gangguan ekonomi. Bahkan ada 18 juta masyarakat yang jatuh miskin akibat pandemi korona.

Menurut dia, pemerintah harus jeli melihat perubahan pola kehidupan di masyarakat. Sejak pandemi Covid-19 terjadi peningkatan kegiatan belanja online.

Enggar menjelaskan hal itu harus diperhatikan dan menjadi kesempatan untuk membangkitkan ekonomi. Harus ada bantuan bagi pedagang offline khususnya di pasar tradisional.

"Ini harus dilihat sebagai peluang dan diterima untuk menciptakan kesempatan dan membangun ekonomi," tuturnya.

Kemudian ia juga mengatakan tax insentif harus juga diberikan untuk kegiatan produksi. Sehingga, tidak hanya kegiatan konsumsi saja yang meningkat.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait