#Pilkada#BandarLampung

Ada 20 Dugaan Pelanggaran dari 881 Kampanye Paslon di Pilkada Bandar Lampung

Ada 20 Dugaan Pelanggaran dari 881 Kampanye Paslon di Pilkada Bandar Lampung
Bawaslu Bandar Lampung.


Bandar Lampung (Lampost.co): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung mencatat sudah dilaksanakan 881 kali kampanye dilakukan Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada 2020. Dari jumlah pelaksanaan kampanye sejak 6 September sampai 5 Desember tersebut, metode kampanye tatap muka paling diminati. 

Paslon nomor urut 1 Ryco menoza-Johan Sulaiman telah melakukan kampanye sebanyak 354 kali. Nomor urut 2 Yusuf Kohar-Tulus Purnomo telah berkampanye sebanyak 123 kali. 

Sementara paslon lainnya, Eva Dwiana-Deddy Amarullah tercatat melakukan kampanye sebanyak 404 kali.

Anggota Bawaslu Kordiv Hukum Humas dan Data Informasi Yusni Ilham juga menambahkan, ada 20 dugaan pelanggaran kampanye dengan rincian 12 temuan dan 9 laporan. 

"Terdapat dugaan pelanggaran kampanye berupa perusakan alat peraga kampanye salah satu paslon yang saat ini telah mencapai proses pelimpahan berkas dari pihak kepolisian (penyidik) kepada Kejaksaan yang telah dilakukan pada 1 Desember 2020," ujar Yusni dalam keterangan rilisnya, Minggu, 6 Desember 2020.


Selain itu, Yusni juga menyampaikan Bawaslu Kota Bandar Lampung telah menemukan pelanggaran protokol kesehatan sebanyak 13 kasus.

"Bawaslu telah mengeluarkan 13 Surat Peringatan dan satu surat rekomendasi terkait sanksi pengurangan masa kampanye selama 3 hari terhadap paslon nomor urut 2 yang tidak mematuhi protokol kesehatan," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait