#umathindu#sedharma#beritalamsel#humaniora

91 Umat Shedarma di Lamsel Ikuti Lomba UGD

91 Umat Shedarma di Lamsel Ikuti Lomba UGD
Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat membuka lomba Utsawa Dharma Gita umat sedharma tingkat Kabupaten di SMPN I Ketapang, Minggu, 25 Agustus 2019. Lampost.co/Aan Kridolaksono


KALIANDA (lampost.co) -- Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto membuka Utsawa Dharma Gita (lomba) umat sedharma tingkat Kabupaten di Kecamatan Ketapang, Minggu, 25 Agustus 2019.

Lomba diikuti sekitar 91 peserta dari anak-anak, remaja dan dewasa itu dipusatkan di SMPN I Ketapang dengan dihadiri Pembinmas Umat Hindu Provinsi Lampung, ketua PHDI Lampung, PHDI Lampung Selatan, panandita, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lampung Selatan, Uspika, Parisade, Pandita dan tokoh masyarakat.

Plt Bupati Lampung Selatan mengatakan melalui kegiatan tersebut diharapkan terjalin persatuan dan kesatuan di kabupaten setempat."Kegiatan ini dapat meningkatkan tali silaturahmi  dan mengembangkan paham humanisme, paham kemanusiaan yang sejati yang diyakini sebagai sesuatu yang mendapatkan keberkatan dari Tuhan Yang Maha Esa," kata Nanang.

Menurut Nanang, bangsa ini masih dihadapkan persoalan harmoni sosial, kerukunan sosial, persaudaraan dan integritas teritorial yang wajib dijaga, dipelihara dan dipertahankan hingga kini, sehingga tetap terjalin rasa persatuan dan kesatuan dalam wadah NKRI.

Ketua Panitia Utsawa Dharma Gita (UDG) I Gede Sudanta menjelaskan kegiatan tersebut dilakaanakan bertujuan untuk meningkatkan wawasan, pengalaman, dan kompetensi umat Hindu, meningkatkan sroda bhakti kepada Sang Hyang Widi untuk memiliki ketangguhan moral, meritintis kader kader pendarmagita dan terakhir bertujuan untuk mwnghadapi UDG ke XII tingkat provinsi di kabupaten Lampung Timur.

"Kegiatan ini semacam MTQ bagi umat Islam, dengan jumlah peserta sekitar 91 orang yang berasal dari enam kecamatan, yaitu Ketapang, Sragi, Sidomulyo, Way Panji, Palas dan Candipuro," katanya.

Kegiatan lomba UDG yang diikuti oleh anak-anak, remaja dan dewasa ini, diantaranya lomba membaca sloka kitab suci weda, menghafal sloka, nyanyian rohani (kidung suci), dharma wacana bahasa Indonesia, dharmawacana bahasa Inggris, palawakya dan kekawin.

"UDG ini kami harap bisa mendapatkan  generasi muda yang berbakat dan memiliki kompetensi dibidang keagamaan dalam mendalami ajaran yang terkandung pada kitab suci Weda," tandasnya.

EDITOR

Aan Kridolaksono

loading...




Komentar


Berita Terkait