#unila#humaniora#pendidikan#jaminansosial

890 Tenaga Kontrak Unila dapat Perlindungan Jaminan Sosial BPJamsostek

890 Tenaga Kontrak Unila dapat Perlindungan Jaminan Sosial BPJamsostek
Penandatanganan perjanjian kerja sama pemberian jaminan sosial tenaga kerja kontrak Unila. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Para pegawai atau tenaga kontrak Universitas Lampung (Unila) resmi terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek).

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pihak BPJamsostek Cabang Bandar Lampung Kepala BPJamsostek Bandar Lampung, Widodo, yang diwakili Kabid Kepesertaan Bambang Purwadjatmika dengan Rektor Universitas Lampung Prof. Aom Karomani di Gedung Rektorat Universitas Lampung, Jumat, 26 Februari 2021.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Widodo mengatakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPJamsostek dengan Universitas Lampung untuk melindungi 890 tenaga kerja kontrak dengan 2 program jaminan sosial BPJamsostek, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Widodo mengatakan jaminan sosial yang diberikan tersebut merupakan bentuk kehadiran Negara dalam memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja di Lampung timur dalam menghadapi risiko sosial yang terjadi, termasuk para tenaga kerja kontrak.

Dia mengatakan BPJamsostek sebagai badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan yang ditunjuk oleh Pemerintah, terus memberikan pelayanan terbaiknya melalui semangat layanan prima untuk memastikan seluruh peserta dan keluarga mendapatkan haknya atas risiko sosial yang terjadi.

Sementara itu, Rektor Unila Prof Karomani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPJamsostek yang telah memberikan jaminan sosial kepada para tenaga kerja kontrak dilingkungan Unila.

Menurutnya, perlindungan sosial bagi para tenaga kerja kontrak sangatlah penting. Dengan adanya perlindungan jaminan sosial, pegawainya akan merasa nyaman dan semangat dalam bekerja mulai dari berangkat kerja hingga pulang kerja kembali ke rumah.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait