Penyelundupanlampungselatan

870 Ekor Burung Selundupan Disita di Bakauheni

870 Ekor Burung Selundupan Disita di Bakauheni
Lampost.co/Atika Oktaria


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Karantina Pertanian Lampung bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menggagalkan penyelundupan 870 burung liar. Ratusan burung liar itu sedianya dibawa ke luar Pulau Sumatera lewat Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Burung yang dikirim secara ilegal itu terdari dari jenis pleci, perenjak jawa, gelatik batu, perling kumbang, serindit, colibri, crocok, jalak kebo, cucak ranting, cucak ijo, dan berinji gunung. "Ada (informasi), truk fuso asal Lampung Tengah membawa berbagai jenis burung, dan tepat pukul 03.00 WIB kendaraan stop," kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Lampung, Karman kepada Lampost.co, Kamis 10 Desember 2020.

Sopir fuso tak bisa menunjukkan dokomunen resmi atas ratusan burung yang dikemas dalam 38 keranjang dan 8 kotak itu. "Burung-burung tersebut selanjutnya kami amankan dan ditempatkan pada tempat layak agar tidak stres. Dilakukan pula uji rapid untuk penyakit avian influenza," ujar Karman.

Pencegahan upaya penyelundupan satwa yang selama ini dilakukan berkat adanya kerjasama semua pihak baik instansi terkait maupun beberapa LSM pemerhati satwa. "Adapun beberapa kasus telah dibawa ke ranah hukum dan tindakan berupa pelepasliaran ke habitat asal bersama dengan BKSDA," tutup dia. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait