#pengadilan

85 Hakim Langgar Kode Etik Disanksi Sepanjang 2021

85 Hakim Langgar Kode Etik Disanksi Sepanjang 2021
Komisi Yudisial. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Yudisial (KY) menjatuhkan sanksi kepada 85 hakim yang terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim (KEPPH) sepanjang 2021. Mayoritas dijatuhkan sanksi ringan.


"(Sebanyak) 64 hakim dijatuhi sanksi ringan, 14 hakim sanski sedang, dan tujuh hakim dijatuhi sanski berat," ujar Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY Sukma Violetta dalam konferensi pers daring Refleksi Akhir Tahun KY Bidang Pengawasan Hakim Tahun 2021, Selasa, 21 Desember 2021. 

Baca juga: Minta Ponsel dan Uang ke Pihak Berperkara, Dua Hakim PN Menggala Diskorsing

Sukma merinci sanksi ringan berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan pernyataan tidak puas. Sedangkan sanksi sedang berupa penundaan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, dan hakim nonpalu enam bulan.

"Sanksi berat KY diputuskan satu hakim sanksi nonpalu selama delapan bulan, satu hakim nonpalu selama dua tahun, dua orang hakim dijatuhi sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah dan sanksi ini berlaku dua tahun dan satu orang hakim dijatuhi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun karena perbuatannya dinilai pelanggarannya lebih berat," kata Sukma.

Kemudian, ada satu hakim yang dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tetap mendapatkan hak pensiun dan satu orang hakim diberhentikan dengan tidak hormat. Kedua hakim itu menjalani dua kali persidangan di Majelis Kehormatan Hakim.

KY mengajukan 85 nama hakim itu ke Mahkamah Agung untuk dieksekusi. Namun, MA memutuskan sebanyak 38 kasus tidak dapat ditindaklanjuti.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait