#pln#bumn

83.125 Desa di Indonesia Teraliri Listrik

83.125 Desa di Indonesia Teraliri Listrik
Listrik desa PLN. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- PLN mendukung program listrik desa yang menjadi salah satu strategi untuk mengurangi kemiskinan dan menumbuhkan ekonomi di daerah.

PLN mencatat hingga September 2021, sebanyak 83.125 desa di seluruh wilayah Indonesia dialiri listrik. Capaian ini mendorong rasio desa berlistrik (RDB) mencapai 99,62 persen. Angka itu melampaui capaian 2020 yang mencatat realisasi sebanyak 82.569 desa dengan capaian RDB 99,52 persen.

"Kami mengapresiasi kerja insan-insan PLN. Ini bukti kerja keras dan cerdas PLN dalam membawa cahaya untuk desa-desa di pelosok nusantara. Juga sebagai bukti sejarah, meski di tengah pandemi PLN tetap berkinerja tinggi bagi negeri,” ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 27 Oktober 2021.

Adapun keberhasilan tersebut dituangkan PLN dalam buku berjudul Cahaya untuk Desa. Buku yang merangkum upaya dan tantangan PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan hingga ke pelosok desa itu dirilis untuk memperingati Hari Listrik Nasional ke-76.

Zulkifli menerangkan, buku setebal 266 halaman itu merefleksikan kerja keras, komitmen, dan pencapaian listrik berkelanjutan yang diupayakan PLN.

"Salah satu kisah datang dari Kampung Kwaedamban, Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Desa ini unik karena mesti dicapai melewati perjalanan udara, sungai dan hutan," kata Zulkifli.

Ada pula kisah petugas PLN saat melistriki desa-desa di perbatasan dengan Malaysia, Vietnam, Filipina hingga Australia. Kisah menembus hutan hingga menerjang ombak di lautan untuk mencapai desa terpencil.

Dengan diluncurkannya buku Cahaya untuk Desa, Zulkifli memotivasi insan PLN untuk tetap berdedikasi membawa kemajuan bagi bangsa dari desa-desa.

Ia menambahkan dari capaian program listrik desa, tercatat 75.278 desa yang dilistriki PLN. Sementara sisanya dikerjakan bersama dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), swadaya dari Pemerintah Daerah dan pihak terkait lainnya.

Zulkifli menjelaskan, kehadiran listrik yang andal hingga ke desa menjadi penting untuk menggerakkan perekonomian. Terlebih dengan adanya disrupsi serta revolusi industri 4.0, maka upaya melistriki desa akan turut mendukung percepatan integrasi ekonomi masyarakat desa ke perekonomian nasional.

"Kalau listrik sudah menjangkau desa, harapan kita grafik ekonomi semakin bergerak cepat. Belum lagi bila ke depan seluruh desa bisa terintegrasi dengan masuknya akses internet, di mana PLN Grup juga memiliki produk ICON+ untuk solusi internet. Ini tentu akan mengangkat potensi ekonomi desa dalam ekosistem ekonomi digital," pungkasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait