#radikalisme

80 Persen Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

80 Persen Milenial Rentan Terpapar Radikalisme
Ilustrasi. Dok. MI


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencatat sebanyak 12,2% masyarakat Indonesia berpotensi terpapar paham radikal. Dari 12,2% tersebut, sekitar 80% merupakan kalangan milenial atau umur 20-39 tahun.

"Jumlah itu merupakan hasil survei indeks potensi radikalisme oleh Alfarah dan Nazarudin Umar Foundation di bawah koordinasi BNPT, survei dilakukan 2020," kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwahid, Selasa, 23 November 2021.

Oleh karena itu, lanjut Ahmad Nurwahid, BNPT mendorong adanya grup milenial yang melawan upaya radikalisme. Total ada 30 peserta yang ditunjuk menjadi duta damai di Lampung.

"Anak-anak mudah harus terlibat kontra-narasi, kontra-propaganda radikalisme, dan anak-anak harus major menyuarakan hal tersebut," paparnya.

Duta damai di Lampung merupakan provinsi ke-14 yang dibentuk dan diharapkan terus menyuarakan kontra radikalisme serta menguatkan idieologi pancasila.

"Duta damai dibekali berbagai bidang, seperti asistensi penulisan, Informasi dan teknologi, hingga desain komunikasi visual (DKV)," ungkapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait