#banjir#perkebunan

80 Hektare Lahan Jagung di Rulungmulya Terendam Banjir

80 Hektare Lahan Jagung di Rulungmulya Terendam Banjir
Sekitar 80 hektare lahan pertanian jagung milik warga di Desa Rulungmulya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, terendam banjir akibat luapan Way Sekampung. lampost.co/Febi


Kalianda (Lampost.co) -- Sekitar 80 hektare lahan pertanian jagung milik warga di Desa Rulungmulya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, terendam banjir akibat luapan Way Sekampung.

Kepala Desa Rulungmulya, Maryoto mengatakan, peristiwa banjir di lahan perkebunan jagung kerap dialami warga saat musim hujan. Pihaknya mengakui lahan perkebunan warga sebagian besar berada di pinggir sungai Sekampung. 

"Air meluap ke perkebunan milik warga akibatnya kebun jagung terendam," kata Maryoto, Senin, 24 Januari 2022.

Menurutnya, sekitar 80 hektare lahan jagung yang terendam banjir. Ia berharap air segera surut dengan begitu tanaman jagung tetap bisa bertahan tumbuh dan dapat dipanen. 

" Mau diapakan lagi ini faktor cuaca dan menang kebetulan desa ini dekat dengan sungai besar," ungkapnya. 

Jagung yang terendam bisa dipastikan mati alias gagal panen jika air tidak surut lebih tiga hari, sementara perkebunan itu lah mata pencarian masyarakat. 

" Kalau sejauh ini air sudah berangsur-angsur surut, tapi kalau hujan deras lagi naik lagi. Semoga ada solusi mengenai kebanjiran lahan jagung warga ini," harapnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait