#seleksiterbuka#selter#pjtp#jabatanpimpinantinggipratama#eselonii#kepaladinas

8 Pejabat Ikuti Seleksi Terbuka JPTP di 2 Dinas

8 Pejabat Ikuti Seleksi Terbuka JPTP di 2 Dinas
Ilustrasi. Dok


Liwa (Lampost.co) -- Setelah memperpanjang pendaftaran tiga hari, delapan pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi terbuka tiga jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau eselon II. Sebelum perpanjangan, sampai batas waktu pendaftaran tidak ada yang mendaftar.

"Setelah perpanjangan selama tiga hari, ada delapan yang telah mendaftar," kata Kepala BKPSDM Lambar Ahmad Hikami, Minggu, 18 September 2022.

Dia menambahkan kedelapan pejabat itu rata-rata mendaftar mengikuti  seleksi di dua JPTP dari tiga JPTP, yaitu Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Badan Kesbangpol, dan Dinas Perhubungan.

Baca juga: Pemkab Lambar Gunakan DAK Revitalisasi Bangun Gedung Promosi UMKM 

Kedelapan pejabat itu, yakni Burlianto Eka Putra, Ahmad Satter, Dahlin, Indrayani, M Agustian, dan Wahyudi Heru Iskandar mendaftarkan seleksi pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata.

Kemudian yang mendaftar di Badan Kesbangpol, yaitu Mazdan dan Sahril ditambah Burlianto, Dahlin, dan Wahyudi Heru. Sementara Dinas Perhubungan satu orang yaitu Dahlin.

“Dari tiga dinas itu proses seleksi JPTP untuk Dinas Perhubungan tidak dapat dilanjutkan karena pendaftarnya hanya satu orang. Sementara persyaratan pelaksanaannya minimal tiga orang. Dengan tidak bisa dilaksanakanya proses seleksi terbuka JPTP untuk kadis Perhubungan ini, selama itu pula jabatan kepala dinas tersebut masih akan dijabat plt," katanya.

Adapun persyaratan mengikuti seleksi JPTP, antara lain berstatus sebagai PNS di lingkungan pemprov/pemkab/pemkot di Lampung. Kemudian  memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV, menduduki pangkat paling rendah pembina (IV/a). Kemudian memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai dengan standar kompetensi jabatan yang ditetapkan.

Selain itu, juga memiliki pengalaman pada jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama lima tahun. Kemudian sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat dua tahun.

Kemudian memiliki rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas yang baik, usia paling tinggi 56 tahun 0 (nol) hari pada saat pelantikan, sehat jasmani dan rohani, mendapat persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian. Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin atau tidak sedang dalam proses dijatuhi hukuman disiplin, baik tingkat sedang dan atau tingkat berat dan lainnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait