#kehutanan

8.000 Hektare Hutan di Lampung Diajukan Jadi Perhutanan Sosial

8.000 Hektare Hutan di Lampung Diajukan Jadi Perhutanan Sosial
Dinas Kehutanan Lampung mencatat ada 332 izin program perhutanan sosial (PS) hingga Mei 2022. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Kehutanan Lampung mencatat ada 332 izin program perhutanan sosial (PS) hingga Mei 2022. Dari jumlah itu, masih terdapat 142 permohonan hingga Desember 2022 yang mengajukan dengan luas sekitar 8.000 hektare.

Kepala Dinas Kehutanan Lampung, Yanyan Ruchyansyah, mengatakan 332 izin PS terdiri dari lima skema perhutanan, yaitu hutan kemasyarakatan (HKm) 199 izin, hutan tanaman rakyat (HTR) 13 izin, hutan desa (HD) 22 izin, dan kemitraan kehutanan 81, serta kemitraan konservasi 17.

"Nilai itu hingga Mei 2022 dan masih ada 142 permohonan baru sampai Desember 2022 dengan luas ajuan sekitar 8 ribuan hektare," kata Yanyan, Selasa, 10 Januari 2023.

Dia melanjutkan, dari lima skema perhutanan sosial itu terdiri dari hutan konservasi 733,58 Ha, hutan lindung 165.013 Ha, hutan produksi 33.484 Ha.

"Adapun 549 kelembagaan usaha perhutanan sosial (KUPS) di Lampung diantaranya sektor pertanian dan perkebunan hingga perikanan, seperti kemiri, melinjo, pala, alpukat, durian, jengkol, petai, karet, pinang, cengkeh, madu, jamur dan masih banyak lagi," jelasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait