koronanasional

79 Pedagang Pasar di Jakarta Terpapar Covid-19

( kata)
79 Pedagang Pasar di Jakarta Terpapar Covid-19
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Petugas damkar menyemprotkan disinfektan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kemarin. Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/322235-pedagang-terpapar-pasar-ditutup

Jakarta (Lampost.co) -- Sebanyak 79 pedagang di DKI Jakarta terinfeksi covid-19. Kini mereka melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.  Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan pedagang yang terpapar oleh virus korona berasal dari 12 pasar.

“Demikian hasil tes swab yang dilakukan Suku Dinas Kesehatan di lima kota administrasi dengan tujuan pencarian kasus (active case finding),” ujar Ariza, kemarin.

Hingga kemarin sudah 33 pasar yang menjalani swab test dengan hasil 12 positif dan 7 negatif. Sisanya masih menunggu hasil. Perumda Jaya menutup sementara 12 pasar yang terdapat pedagang positif terpapar oleh covid-19.

Program active case finding bertujuan mengetahui penyebaran covid-19 di lingkungan pasar. Selama melakukan tes swab di pasar, Kepala Sudinkes Jakut Yudi Dimyati menyebut pedagang cukup kooperatif.

“Sejauh ini tidak ada (penolakan). Kepada kepala pasar, kami menyampaikan informasi terkait dengan program pemda ini yang difasilitasi pihak camat dan lurah. Selanjutnya pihak pasar menyampaikan kepada pedagang,” kata Yudi.

Di Jakut, sudah delapan pasar tradisional menjalani tes swab, yakni Pasar Rawa badak Utara, Pasar Kompleks Koja, Pasar Inpres Kelapa Gading Timur, Pasar Pedongkelan, Pasar Mandiri Kelapa Gading Timur, Pasar Elang, dan Pasar Belek. Dari tujuh pasar, terdata 562 pedagang ikut tes swab dan hanya 1 terpapar, yakni di Pasar Kompleks Koja.

Di Jakbar, dari 19 pasar ditemukan dua pedagang positif terpapar oleh covid-19, yakni di Pasar Grogol dan Pasar Puri. Terhadap kedua pasar yang terdapat pedagang terpapar oleh covid-19 itu, kata Kasudinkes Jakarta Barat Kristi Whatini, pihaknya merekomendasikan agar memperketat protokol kesehatan.

Di pihak lain, Perumda Pasar Jaya diminta melaksanakan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan selama tiga hari. Selama kegiatan itu, pasar harus tutup. Kristi tidak membantah adanya penolakan dari para pedagang terhadap upaya tes swab. Namun, penolakan itu tidak membuat Sudinkes Jakbar menyer­ah.

“Terus diberi edukasi baik oleh petugas kesehatan maupun jajaran camat-lurah,” tandasnya.
 

EDITOR

Media Indonesia

loading...

Berita Terkait

Komentar