#pmk#ternak

78 Ekor Sapi Lampung Terindikasi PMK, Mayoritas Sembuh

78 Ekor Sapi Lampung Terindikasi PMK, Mayoritas Sembuh
Dokter hewan bersiap memberikan suntikan vaksin kepada ternak sapi. ANTARA/Ampelsa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencatat hingga per Senin, 23 Mei 2022 terdapat 78 ekor hewan ternak jenis sapi yang telah terindikasi terpapar penyakit mulut kuku (PMK). Puluhan ternak tersebut tersebar di tiga daerah, yakni Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Tulangbawang, dan Mesuji. 

"Yang terkonfirmasi positif hanya ada 16 ekor dan alhamdulillah hingga saat ini belum ada penambahan," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung, Lili Mawarti, Senin, 23 Mei 2022.

Baca: Mentan Sebut PMK di Lampung Bisa Ditangani Secara Kompak

 

Menurut dia, sejumlah daerah yang sudah memiliki kasus PMK belum mengkonfirmasi adanya penambahan kasus baru.

"Kabupaten Tubaba ada enam ekor terkonfirmasi positif PMK," jelasnya.

Namun, pihaknya juga memastikan, dari jumlah itu sebanyak lima ekor sapi sudah dinyatakan sembuh dari PMK. Sementara satu ekor lainnya mati. 

"Sementara untuk kasus Tulangbawang dan Mesuji masih dalam proses penyembuhan dan sampai saat ini tidak ada yang mati," ujar dia. 

Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan), dia mengimbau agar warga tidak perlu panik karena kasus PMK tersebut dapat disembuhkan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena tidak menular ke manusia dan kita dapat kendalikan PMK di Lampung," tegasnya. 

Selain itu, Pemprov juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) di tingkat kabupaten/kota serta memastikan adanya dokter hewan untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. 

"Jika ada yang mengalami kasus sapi sakit bisa lapor untuk dilakukan pengawasan," jelas dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait