#Narkoba#metro

70% Kasus Pidana di Metro Terkait Narkoba

70% Kasus Pidana di Metro Terkait Narkoba
Konferensi pers di Aula Kejaksaan Negeri Kota Metro. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro mengungkap 102 perkara pidana umum (Pidum) sepanjang Januari hingga Juli 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Metro, Virginia Hariztavianne menyebut, perkara yang ditangani didominasi kasus penyalahgunaan narkoba.

"Sebenarnya kasus narkotika itu ada di seluruh provinsi di Indonesia. Trennya meningkat," kata Kajari, saat melakukan konferensi pers, Kamis, 22 Juli 2021.

Baca: Kerugian Lampung Akibat Peredaran Narkoba Capai Rp1,4 Triliun

 

Pada kesempatan yang sama, Kasi Pidum Kejari Kota Metro, Dwi Nanda Saputra mengatakan, sekitar 71 tersangka dari keseluruhan perkara tersebut terjerat pasal tentang narkoba.

"Hingga Juli 2021, perkara narkoba di Metro sangat tinggi. Jumlahnya mencapai angka 70 persen dari keseluruhan perkara tadi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kasatres Narkoba Polres Metro merilis tiga wilayah rawan penyalahgunaan narkoba di Bumi Sai Wawai, yakni Kecamatan Metro Pusat, Metro Barat, dan Metro Utara.

"Di tiga wilayah itu sering terjadi penyalahgunaan narkoba sesuai dengan perkara yang kami tangani," kata dia.

"Paling tinggi di Metro Barat," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait