narkobasabuganja

Kerja Sama Lapas dan Polres Way Kanan Ungkap Peredaran Sabu di Penjara

( kata)
Kerja Sama Lapas dan Polres Way Kanan Ungkap Peredaran Sabu di Penjara
Jajaran Satresnarkoba Polres Way Kanan meringkus tujuh orang pengedar narkotika jenis sabu di dalam penjara. Mereka adalah narapidana Lapas Kelas II B Way Kanan. Candra

WAY KANAN (Lampost.co) -- Jajaran Satresnarkoba Polres Way Kanan meringkus tujuh orang pengedar narkotika jenis sabu di dalam penjara. Mereka adalah narapidana Lapas Kelas II B Way Kanan.

Hal itu disampaikan Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung didampingi Wakapolres Way Kanan Kompol Fanny Indrawan, dan Kasat Narkoba AKP Firmansyah, saat melakukan ekspose di halaman mako Polres Way Kanan, Jumat, 3 Juli 2020. Tujuh tersangka warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas II B Kabupaten Way Kanan, yakni berinisial BR Alias Mangku Tihang (49), EJ (35), JAP ( 40), MH (42), BBS (33), IMS (39), dan SW (29).

"Awalnya petugas menangkap seorang napi berinisial BBS pada Rabu, 1 Juli 2020 sekitar pukul 11.30 wib. Ia mengakui memperoleh sabu dari seseorang di dalam lapas. Selanjutnya Satresnakoba Polres Way Kanan langsung berkoordinasi dengan Kepala Lapas Kelas II B Way Kanan untuk melakukan razia, dan pengembangan kasus," kata dia. 

Pada kamar nomor 30 Blok A, lanjutnya, yang dihuni BR alias Mangku Tihang ditemukan barang bukti di dalam lemari plastik berupa satu bungkusan kantong plastik warna bening berisi satu buah kotak permen mentos warna hijau yang di dalamnya ada tiga bungkus plastik bening ukuran berisi sabu, lima bungkus plastik klip bening berisikan jenis sabu, dan sobekan tissue warna putih. 

Selanjutnya satu buah kotak headset warna hitam yang di dalamnya terdapat  61 bungkus plastik bening ukuran kecil berisikan sabu, dua lembar plastik klip bening, satu lembar plastik klip bekas pakai, satu bilah senjata tajam, empat unit handphone.

"Total anggota mengamankan sabu dengan berat sekitar 18,75 gram dari kamar nomor 30 Blok A," ujarnya. 

Sementara di kamar nomor 13 Blok B yang dihuni IMS ditemukan barang bukti di bawah lemari plastik berupa satu bungkusan tissue warna putih yang di dalamnya terdapat dua bungkus plastik bening ukuran sedang berisikan sabu seberat 4,52 gram. 

Kemudian, di kamar nomor 15 Blok B yang dihuni EJ diketemukannya barang bukti di dalam kantong celana bagian belakang, dua bungkus plastik bening ukuran kecil yang berisikan sabu seberat sekitar 0,06 gram. 

"Dari hasil penangkapan ketujuh pelaku tersebut, Satnarkoba Polres Way Kanan menyita narkotika yang diduga jenis sabu tersebut seberat 23,33 gram," tegasnya.

Ketujuh tersangka tersebut dapat dikenai dengan pasal 114 ayat (2) dan atau  pasal 112 ayat (2) uu ri no 35 tahun 2009, Tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun.

EDITOR

Winarko

loading...

Berita Terkait

Komentar