#Narkoba

7 Bandar dan Pemakai Sabu di Tanggamus Diringkus

7 Bandar dan Pemakai Sabu di Tanggamus Diringkus
Satresnarkoba Polres Tanggamus mengamankan barang bukti peredaran sabu di Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus, Senin, 29 November 2021. Lampost.co/Rusdy Senapal


Kotaagung (Lampost.co) -- Satresnarkoba Polres Tanggamus membekuk tujuh pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Kecamatan Kotaagung. Mereka yang ditangkap di dua tempat berbeda itu awalnya adalah TRO (23), NS (35) warga Kelurahan Baros, Kotaagung Pusat, Tanggamus dan WH (21) warga Pekon Way Kamal, Kotaagung Pusat. 

TRO dan NS diduga merupakan pengedar sabu, sementara WG hanya sebagai pemakai. Dari penangkapan tersebut, petuhas mengamankan barang bukti berupa 24 plastik klip ukuran kecil berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberan 5,66 gram, 9 bundel plastik klip, 6 ponsel, timbangan digital, dan sejumlah alat hisap sabu. 

Setelah itu, dari hasil pemeriksaan TRO dan NS, petugas menangkap FR (30), warga Dusun Atas Pekon Balak Kecamatan Wonosobo, Tanggamus. Dari tangannya turut diamankan barang bukti 2 plastik klip sedang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,18 gram, 2 ponsel, 3 kotak penyimpanan sabu, uang Rp120 ribu, 2 korek api, dan 5 pipet sedotan. 

Saat penangkapan FR di salah satu rumah kos di Kelurahan Baros, Kotaagung Pusat, petugas turut mengamankan dua perempuan dan seorang pria yang diduga telah mengkonsumsi sabu. Mereka adalah SR (31) warga Kelurahan Baros, Kotaagung Pusat, Kabupaten Tanggamus, ND (23) warga, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, serta DF (23), warga Kelurahan Kuripan, Kotaagung Pusat, Tanggamus. 

Dari ketiga terduga ini, turut diamankan 1 bundel plastik klip sisa pakai, alat hisap sabu, 3 unit ponsel,  pipet plastik, dan 5 korek api gas. 

Baca: 107 Pengedar Narkoba di Lampura Ditangkap Sepanjang 2021

 

Kasatres Narkoba Polres Tanggamus, Iptu Deddy Wahyudi mengungkapkan, ketujuh pelaku ditangkap berdasarkan informasi masyarakat terkait peredaran gelap sabu-sabu. 

"Mereka ditangkap di dua tempat kos, tiga pelaku di kos Kelurahan Kuripan, dan empat pelaku lainnya saat berada di kost wilayah Kelurahan Baros Kecamatan Kota Agung Pusat kemarin pada Sabtu, 27 November 2021) pukul 09.00 WIB," ungkap Iptu Deddy, Senin, 29 Nopember 2021.

Kasat menjelaskan, TRO dan NS merupakan pengedar, sementara FR, WH, SR, ND dan DF diduga sebagai pemakai. 

"Hasil pemeriksaan sementara peran masing-masing pelaku, dua di antaranya pengedar, satu bandar dan empat lainnya pemakai," jelasnya. 

Kasat menambahkan, selain menangkap para pelaku tersebut, pihaknya juga mengamankan hampir 10 gram sabu, timbangan digital, serta barang bukti penyalahgunaan sabu. 

"Barang bukti sabu yang diamankan sebanyak 9,84 gram, timbangan digital, alat penyalahgunaan sabu dan uang tunai Rp120 ribu diduga hasil penjualan," imbuhnya. 

Saat ini ketujuh pelaku dan barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut. 

"Terhadap mereka sementara dijerat Pasal 114, 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman maksimal 20 tahun penjara," tandasnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait