#hajidanumrah#humaniora#beritalamtim#wabahcorona

658 Calon Jemaah Haji Lamtim Batal Berangkat 

( kata)
658 Calon Jemaah Haji Lamtim Batal Berangkat 
Ilustrasi. Foto: Google Images

Sukadana (Lampost.co): Akibat terdampak pandemi Covid-19, sejumlah 658 jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Lamtim batal berangkat menunaikan ibadah haji 1441 H.

Pembatalan keberangkatan JCH itu juga berdasarkan Keputusan Menteri Agama No.494 tahun 2020 tentang pembatalan pemberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamtim, Liwon, Selasa, 2 Juni 2020, menjelaskan sesuai dengan Keputusan Menag No.494 tahun 2020, pemerintah meniadakan pemberangkatan haji dari semua jenis visa, baik reguler, khusus maupun undangan atau mujamalah.

Kebijakan pembatalan pemberangkatan JCH pada 2020 ini setelah melalui kajian mendalam, dimana pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan Arab Saudi yang belum mereda dapat mengancam keselamatan para jemaah.

Khusus untuk Kabupaten Lamtim kata Liwon, jumlah jemaah calon haji 2020 yang batal berangkat namun sudah melunasi baya haji tercatat sejumlah 658 orang.

Ke-658 JCH yang batal berangkat pada penyelenggaraan haji 2020 ini akan mendapatkan porsi otomatis untuk keberangkatan pada penyelenggaraan ibadah haji 1442/2021 mendatang.

Kemudian kepada 658 JCH yang batal berangkat dan sudah melunasi seluruh biaya perjalanan ibadah haji (BPIH), kata Liwon lagi, diberikan dua pilihan yakni, boleh ditarik biaya pelunasannya, atau tetap dibiarkan di rekening BPIH atas nama BPKH Pusat.

"Jika tidak ditarik, JCH akan mendapatkan nilai manfaat dari setoran pelunasan itu dan akan diberikan oleh BPKH kepada JCH paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan mereka pada penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021," ujarnya.
 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar