#LAMTENG

615 Warga Sidobinangun Terima Sertifikat PTSL

615 Warga Sidobinangun Terima Sertifikat PTSL
Warga Kampung Sidobinangun, Kecamatan Way Seputih, saat mengambil sertifikat PTSL di balai kampung setempat, Rabu, 23 November 2022. Lampost.co/Raeza Handanny Agustira


Gunungsugih (Lampost.co) -- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Tengah menyerahkan sertifikat kepada 615 warga Kampung Sidobinangun, Kecamatan Way Seputih, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu, 23 November 2022.

Kepala Kampung Sidobinangun, Joko Sahulud menerangkan, bahwa mayoritas masyarakat mengusulkan pembuatan sertifikat untuk lahan pertanian. Usulan pembuatan sertifikat diajukan sejak 2021, namun karena saat itu memperoleh kuota dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), maka pada 2022 kembali diajukan.

"Terimakasih kepada BPN Lamteng, karena sudah lama kami mengusulkan pembuatan sertifikat melalui program PTSL, sejak 2021. Pada saat itu kuotanya habis, namun di tahun ini kami ajukan lagi, alhamdulillah sertifikat sudah jadi," kata Joko.

Menurutnya, masyarakat setempat memang sudah menunggu realisasi program tersebut. Sebab, warga Kampung Sidobinangun mayoritas bermata pencarian sebagai petani singkong. “Masih ada kurang lebih 1.000 bidang tanang tanah lagi milik masyarakat yang belum bersertifikat, akan diajukan kembali tahun berikutnya.”

"Untuk yang beluk bisa tercover tahun ini, kemungkinan dapat mengikuti PTSL di tahun berikutnya," kata dia.

Aldo selaku tim satu BPN Lamteng menerangkan masyarakat yang hendak mengambil sertifikat, dapat menunjukkan identitas. "Kami minta kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat, jika ada kesalahan nama atau tanggal lahir dan luasan lahan yang menurut masyarakat berbeda, mohon dilaporakan kepada pamong suapaya ditindaklanjuti," kata dia.

Sementara itu, salah satu warga yang menerima sertifikat melalui Program PTSL, Efendi merasa terbantu setelah mendapat sertifikat. "Alhamdulillah, sertifikat saya sudah terbit, dan akan saya jadikan modal di perbankan, untuk mengembangkan usaha yang saya miliki. Selain itu juga untuk modal tanam singkong," kata dia.

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait