#pajak#samsat#bumdes

60 Unit Kendaraan di Lampung Bayar Pajak lewat Bumdes

60 Unit Kendaraan di Lampung Bayar Pajak lewat Bumdes
Ilustrasi loket Samsat pembayaran PKB. Antara Foto


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menyebut pembayaran pajak kendaraan sudah banyak yang dilakukan lewat e-Samdes.

"Melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) kami mencatat sudah ada 60 unit kendaraan yang melakukan transaksi pembayaran pajak. Namun ada juga yang baru mendaftarkan diri tetapi belum melakukan transaksi," ujar Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Adi Erlansyah, Minggu, 3 Oktober 2021. 

Ia mengatakan, warga di perdesaan mulai merasa terbantu dengan layanan pembayaran pajak melalui e-Samdes

"Meskipun belum semua bisa melakukan pembayaran karena masih ada kendala teknis," ungkapnya. 

Baca: Realisasi Penerimaan Pajak Lampung Capai Rp4,4 Triliun

 

Dia menargetkan, minimal ada satu Bumdes yang membuka layanan e-Samdes di setiap kecamatan. 

"Sekarang di satu kabupaten baru ada dua tempat, artinya masih butuh banyak," terangnya.

Dalam upaya program e-Samsat hingga desa, ia akan memastikan agar Bumdes memverifikasi sebelum membuka layanan bayar pajak. Pasalnya, dalam sebelum bisa menerima pembayaran pajak, Bumdes harus membuka rekening sebagai agen dan menyetorkan sejumlah deposit ke Bank Lampung.

"Saat ini masih melalui sejumlah proses pemantapan," katanya. 

Adi menegaskan tidak memiliki persoalan di bidang penyediaan sumberdaya manusia (SDM) sebagai operator penerimaan pajak via e-Samdes. Pihaknya akan menyiapkan pelatihan untuk pengoperasian aplikasi tersebut sampai SDM dipastikan siap. 

"Mungkin lebih ke akses dan sosialisasi yang kita gencarkan agar masyarakat di desa tahu," tutup dia. 

Semantara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Zaidirina mengatakan, saat ini total  Bumdes di seluruh Provinsi Lampung mencapai 2.435 unit. 

"Untuk yang sudah siap melakukan program bayar pajak, kami koordinasi lagi ke Bapenda. Sebab, pelatihannya dari sana," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait