pilkadapesawarantahanan

60 Tahanan di Pesawaran Diupayakan Salurkan Suara di Pilkada

60 Tahanan di Pesawaran Diupayakan Salurkan Suara di Pilkada
Lampost.co/Putra Pancasila


PESAWARAN (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan koordinasi dengan pihak Polres Pesawaran untuk melindungi hak pilih 60 tahanan yang berada di Polsek dan Polres wilayah hukum Pesawaran.

Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino mengatakan, terdapat sekitar 60 orang tahanan yang berada di Polres dan empat Polsek di Pesawaran. 

"Kami mendata seluruhnya. Rinciannya di Polres ada 32 tahanan ditambah dengan 19 tahanan titipan jaksa, satu tahanan di Polsek Gedongtataan dan Polsek Tegineneng, dua tahanan di Polsek Kedondong, dan lima di Polsek Padang Cermin," kata Yatin, Selasa, 1 Desember 2020.

Dirinya mengatakan, agar para tahanan dapat memberikan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang, pihaknya meminta kepada seluruh PPS untuk membantu para tahanan membuat surat pindah memilih dari tempat tinggalnya ke TPS yang dekat dengan Polres maupun Polsek.

"Misalnya ada warga Kedondong yang tertangkap dan ditahan di Polres Pesawaran, nanti PPS nya yang akan membantu membuatkan surat pindah memilih, dari Kedondong ke Desa Wiyono, jadi orang itu masih bisa menyalurkan hak pilihnya," ujarnya.

Sedangkan untuk masyarakat yang masih menjalankan isolasi mandiri dari paparan covid-19, lanjutnya, pihak KPPS dengan didampingi pengawas TPS, TNI, dan Polri serta saksi-saksi akan membawa surat suara dan kotak suaranya ke rumah warga tersebut.

"Tentunya yang masuk akan menggunakan APD lengkap, jadi hak pilih tersampaikan keselamatan petugas juga terjamin," ujar dia.

Anggota komisioner KPU Divisi data dan informasi Dody Afriyanto, mengatakan, warga yang berada di lapas di luar daerah pemilihan asal domisilinya, maka tidak bisa menggunakan haknya karena tidak ada TPS di lapas.

"Inikan gelaran Pilkada, sama juga bagi pemilih Pesawaran yang sedang dirawat di RS diluar Kabupaten Pesawaran. Jadi sesuai regulasi yang bisa menggunakan hak pilihnya warga yang sedang mengadakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, berbeda dengan pemilu presiden, masyarakat bisa menyalurkan hak suara dimana saja asal memiliki KTP," kata dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait